Tes Ulang Uwinfly T78B Membalikkan Kesan, Tembus 45 Km Lebih Sekali Cas dan Baterai Masih 2 Bar

Author: Qoo Media

Uji jalan terbaru Uwinfly T78B menghadirkan hasil yang cukup mengejutkan. Sepeda listrik ini tercatat mampu menempuh lebih dari 45 kilometer dalam sekali pengisian penuh, dan indikator baterainya masih menyisakan dua bar saat perjalanan selesai.

Hasil itu langsung mengubah penilaian terhadap performa model ini setelah sebelumnya sempat muncul insiden mogok. Evaluasi pengujian menunjukkan masalah sebelumnya diduga bukan berasal dari kerusakan unit, melainkan karena kendaraan dipakai sejak awal tanpa pengisian daya penuh.

Temuan tersebut penting karena menunjukkan peran besar kondisi baterai saat awal penggunaan. Pada pengujian terbaru, baterai bawaan lebih dulu diisi penuh sebelum perjalanan dimulai, dan hasilnya performa sepeda listrik terlihat jauh lebih stabil.

Sebagai langkah antisipasi, penguji juga membawa baterai lithium cadangan 48 volt 12 Ah dengan spesifikasi yang sama seperti baterai bawaan. Namun baterai cadangan itu pada akhirnya tidak perlu digunakan sepanjang tes berlangsung.

Jarak tempuh jadi sorotan utama

Poin paling menonjol dari pengujian ini ada pada efisiensi daya dan konsistensi performa. Hingga jarak sekitar 20 kilometer, indikator baterai baru berkurang satu bar.

Setelah perjalanan berlanjut sampai sekitar 32 kilometer, performa masih terjaga dengan kecepatan maksimum di kisaran 43 km/jam. Pada fase ini, indikator baterai baru berkurang dua bar.

Menjelang akhir pengujian, total perjalanan mencapai sekitar 44 sampai 45 kilometer. Meski sudah menempuh jarak sejauh itu, indikator baterai tetap menunjukkan sisa dua bar.

Kondisi tersebut memberi gambaran bahwa jarak tempuh aktual masih berpotensi bertambah jika perjalanan diteruskan. Dengan kata lain, hasil tes belum menunjukkan baterai benar-benar habis saat angka 45 kilometer tercapai.

Tetap bertenaga di tanjakan dan jalan campuran

Rute pengujian tidak hanya dilakukan di jalan mulus. Uwinfly T78B dibawa melintasi jalan kampung bergelombang, tanjakan, jalan raya, jalur off-road ringan, jalan kota, hingga aspal dengan kondisi cukup rusak.

Di awal perjalanan, handling sepeda listrik ini disebut terasa ringan dan cukup nyaman dipakai. Karakter tersebut tetap terasa meski kendaraan melintasi permukaan jalan yang tidak rata.

Saat menghadapi tanjakan dengan kemiringan sekitar 10 hingga 11 derajat, Uwinfly T78B masih mampu menanjak dalam mode kecepatan tertinggi. Tenaganya juga tidak turun signifikan saat kendaraan sempat berhenti di tengah tanjakan lalu kembali berakselerasi.

Pada jarak sekitar 2 kilometer, indikator baterai masih penuh. Di fase awal ini, top speed juga sempat menyentuh 46 km/jam.

Ketika jarak tempuh sudah lebih jauh, performa belum menunjukkan penurunan drastis. Dengan sisa dua bar baterai, akselerasi dari posisi diam masih tergolong baik dan kecepatan masih bisa mencapai sekitar 42 km/jam.

Fitur dan karakter berkendara

Salah satu fitur yang dinilai membantu selama perjalanan adalah cruise control. Fitur ini membuat pengendara bisa beristirahat sejenak tanpa harus terus memutar tuas gas.

Di jalan raya, penguji tetap memilih berkendara di sisi kiri jalan. Dalam pengujian itu juga diingatkan bahwa sepeda listrik pada dasarnya diperuntukkan berada di jalur sepeda sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena tidak semua daerah memiliki fasilitas jalur sepeda, aspek keselamatan tetap menjadi perhatian. Pengendara diimbau berkendara secara tertib dan mengutamakan keamanan selama penggunaan di jalan umum.

Catatan kenyamanan dan baterai

Dari sisi kenyamanan, tidak semua aspek dinilai sempurna. Suspensi belakang masih memakai sistem per tanpa oli, sehingga terasa cukup keras saat melintasi jalan rusak atau polisi tidur.

Meski begitu, bagian jok justru mendapat apresiasi. Jok disebut nyaman karena menggunakan pegas yang tidak mudah kempes.

Penguji juga menyoroti karakter baterai lithium yang dinilai mampu menjaga tenaga lebih stabil dibanding baterai SLA. Faktor ini ikut menjelaskan mengapa performa motor masih terasa responsif bahkan setelah jarak tempuh melewati 30 kilometer.

Di akhir pengujian, penguji sempat menunjukkan cara sederhana memasang baterai cadangan tanpa modifikasi permanen pada bodi. Baterai cukup diselipkan di bawah jok dengan ganjalan sederhana agar posisinya tetap stabil, lalu kabel disambungkan hingga indikator baterai kembali menunjukkan kondisi penuh.

Hasil uji ini memperlihatkan bahwa performa Uwinfly T78B sangat dipengaruhi oleh prosedur pengisian awal yang benar. Bagi pengguna baru, pengisian daya penuh saat pertama kali menerima unit menjadi langkah penting agar performa baterai lebih optimal untuk pemakaian harian maupun perjalanan jarak menengah.

Terbaru