Aturan Baru Hapus Pedal Rem dari Mobil Otonom, Tanda Era Robotaxi Makin Dekat

Pemerintah federal Amerika Serikat sedang mendorong perubahan besar pada aturan keselamatan kendaraan yang selama puluhan tahun mengasumsikan selalu ada pengemudi manusia di balik kemudi. Jika disetujui, aturan baru itu akan menghapus kewajiban pedal rem fisik pada kendaraan yang dirancang untuk beroperasi sepenuhnya tanpa pengemudi.

Usulan ini datang dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) sebagai bagian dari Automated Vehicle Framework. Tujuannya adalah memperbarui Federal Motor Vehicle Safety Standards yang dinilai sudah usang karena dibuat untuk era mobil dengan kontrol manual.

Fokusnya hanya pada kendaraan otonom penuh

Perubahan ini hanya berlaku untuk kendaraan yang dibuat eksklusif untuk sistem berkendara otomatis atau automated driving systems (ADS). Mobil konvensional, serta kendaraan otonom yang masih memiliki kontrol manual, tetap harus mematuhi standar federal yang sudah ada.

Artinya, kendaraan yang masih bisa dikendarai manusia tidak mendapat perlakuan khusus. Pedal rem, setir, dan kontrol lain tetap wajib memenuhi semua persyaratan keselamatan yang berlaku.

Dalam proposal tersebut, Federal Motor Vehicle Safety Standard (FMVSS) No. 135 akan diubah agar produsen tidak lagi diwajibkan memasang kontrol rem yang dioperasikan dengan tangan atau kaki pada kendaraan yang dibangun khusus untuk operasi otonom. Dengan begitu, robotaxi masa depan dan kendaraan swakemudi yang memang tidak pernah dikendalikan manusia bisa disertifikasi tanpa pedal rem tradisional.

Contoh desain seperti Tesla Cybercab, yang diperkenalkan tanpa setir dan pedal, disebut sebagai tipe kendaraan yang bisa diakomodasi oleh regulasi baru itu. Pada model seperti ini, tidak ada posisi berkendara manusia yang memang direncanakan sejak awal.

Standar pengereman tetap tidak dilonggarkan

Meski pedal rem fisik dihapus dari daftar kewajiban, proposal ini tidak mengurangi tuntutan soal kemampuan berhenti. Setiap kendaraan otonom yang memenuhi syarat tetap harus lolos standar jarak pengereman federal yang sama seperti saat ini.

NHTSA menyebut akan ada prosedur pengujian alternatif untuk memastikan kendaraan otonom bisa berhenti dengan aman ketika diperintahkan oleh sistem berkendara otomatis. Badan itu juga tengah mengembangkan standar performa tambahan yang secara khusus menilai perilaku kendaraan otonom dalam situasi nyata di jalan.

Regulator federal juga tetap mempertahankan kewenangan mereka untuk menyelidiki cacat keselamatan pada sistem berkendara otomatis. Jika diperlukan, penarikan kembali atau recall tetap bisa diperintahkan.

Bagian dari pembaruan aturan yang lebih luas

Usulan penghapusan pedal rem ini menjadi upaya rulemaking kelima dalam Automated Vehicle Framework yang baru. Sebelumnya, NHTSA juga telah mengusulkan pembaruan untuk kontrol transmisi, defroster kaca depan, wiper kaca depan, dan persyaratan informasi ban.

Langkah ini mencerminkan pandangan NHTSA bahwa sebagian perlengkapan tradisional mungkin tidak lagi diperlukan pada kendaraan yang sepenuhnya bergantung pada kamera, radar, lidar, dan komputer di dalam mobil. Dalam kerangka itu, cermin spion belakang dan wiper kaca depan juga berpotensi menjalani evaluasi regulasi serupa pada desain kendaraan otonom penuh.

Pemerintah menilai pembaruan aturan yang ketinggalan zaman bisa mengurangi kebutuhan produsen untuk meminta pengecualian individual sebelum meluncurkan kendaraan otonom tujuan khusus di Amerika Serikat. Itu penting karena proses pengecualian seperti itu sering menjadi hambatan administratif bagi pengembangan armada tanpa pengemudi.

Masih dalam tahap aturan, belum final

Proposal ini masih berada di tahap rulemaking dan belum final. Sebelum perubahan berlaku, NHTSA akan mengumpulkan masukan publik melalui Federal Register sebelum menentukan apakah revisi akan dilakukan.

Pendukung perubahan menilai langkah ini menghapus pembatasan desain yang tidak perlu, sambil tetap menjaga standar keselamatan yang paling penting. Di sisi lain, para pengkritik diperkirakan akan menilai dengan cermat apakah penghilangan kontrol pengemudi tradisional bisa memunculkan risiko tak terduga saat teknologi otonom terus berkembang.

Untuk saat ini, usulan tersebut menandakan bahwa regulator federal mulai menyesuaikan aturan keselamatan bagi masa depan ketika sebagian kendaraan mungkin tidak lagi memiliki manusia di kursi pengemudi. Namun, arah perubahan ini juga menunjukkan bahwa standar untuk mobil tanpa pengemudi kini mulai dibangun lebih cepat daripada kehadiran kendaraan itu sendiri di jalan umum.

Terkait