Car Free Day di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Minggu, 28 Juni 2026, ditiadakan sementara. Meski begitu, warga tetap perlu mencermati pengalihan arus lalu lintas karena kawasan sekitar digunakan untuk rangkaian Helaran Hari Jadi Bogor ke-544.
Peniadaan CFD ini berkaitan dengan kegiatan budaya yang dipusatkan di kawasan Alun-Alun Kabupaten Bogor. Acara tersebut berlangsung pada pukul 08.00 hingga 13.00 WIB dan diperkirakan memengaruhi mobilitas di jalur Tegar Beriman.
Satlantas Polres Bogor menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mendukung kelancaran kegiatan. Pengendara yang biasa melintas di sekitar lokasi diminta menyesuaikan rute perjalanan sejak pagi hingga siang hari.
Kendaraan dari arah Mall CCM yang menuju Kantor Pemda dialihkan melalui Jalan Kol. Edy Yoso Martadipura atau Cikempong. Dari jalur itu, arus dilanjutkan ke Jalan Gor Barat Pemda lalu menuju Jalan Sirojul Munir.
Sementara itu, kendaraan dari arah PDAM yang hendak menuju CCM dialihkan melalui Jalan Bersih. Setelah itu, kendaraan diarahkan menuju Jalan KSR Dadi Kusmayadi.
Pengguna jalan juga disarankan memilih jalur alternatif bila diperlukan. Dua ruas yang disebut sebagai opsi adalah Jalan KSR Dadi Kusmayadi dan Jalan Sirojul Munir.
Informasi ini penting terutama bagi warga yang biasanya memanfaatkan Minggu pagi untuk berolahraga atau berkegiatan di sekitar kawasan pemerintahan Kabupaten Bogor. Dengan CFD ditiadakan, aktivitas di ruas tersebut tidak berjalan seperti biasanya karena ruang jalan diprioritaskan untuk kebutuhan acara.
Di sisi lain, pemerintah daerah mengarahkan perhatian masyarakat pada agenda budaya yang digelar bertepatan dengan liburnya CFD. Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Bogor ke-544.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengundang warga Kabupaten Bogor dan masyarakat luas untuk ikut memeriahkan kegiatan tersebut. Ia menyebut agenda budaya ini membawa semangat dan nuansa Pajajaran Anyar.
Menurut Yudi, helaran akan menampilkan beragam atraksi seni dan budaya. Seluruh pertunjukan itu disebut merepresentasikan kekayaan tradisi sekaligus identitas budaya Kabupaten Bogor.
Rekayasa lalu lintas yang berlaku
Pengalihan arus difokuskan pada kendaraan yang melintasi koridor Tegar Beriman. Rekayasa ini diterapkan agar pergerakan kendaraan tetap berjalan saat kegiatan budaya berlangsung di kawasan Alun-Alun Kabupaten Bogor.
Arah dari Mall CCM menuju Kantor Pemda menjadi salah satu titik yang diatur. Pengendara dialihkan melewati Jalan Kol. Edy Yoso Martadipura, kemudian ke Jalan Gor Barat Pemda, dan selanjutnya ke Jalan Sirojul Munir.
Arah dari PDAM menuju CCM juga mengalami perubahan lintasan. Arus kendaraan dibelokkan melalui Jalan Bersih lalu diteruskan ke Jalan KSR Dadi Kusmayadi.
Bagi pengendara yang tidak memiliki keperluan di sekitar lokasi acara, memilih jalur alternatif bisa menjadi langkah paling aman. Jalan KSR Dadi Kusmayadi dan Jalan Sirojul Munir menjadi dua ruas yang disarankan saat kondisi lalu lintas membutuhkan penyesuaian.
Agenda budaya pengganti suasana CFD
Helaran Hari Jadi Bogor ke-544 menjadi alasan utama tidak digelarnya CFD pada hari itu. Kegiatan ini menempatkan kawasan Alun-Alun Kabupaten Bogor sebagai pusat keramaian masyarakat pada Minggu pagi hingga siang.
Yudi menyebut Helaran Budaya Mapag Pajajaran Anyar diharapkan menjadi ruang kebersamaan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal.
Ajakan kepada masyarakat disampaikan agar warga hadir dan meramaikan acara tersebut. Menurut Yudi, momentum ini juga penting untuk menjaga, melestarikan, dan membanggakan budaya Kabupaten Bogor.
Bagi warga yang berencana menuju Cibinong dan sekitarnya pada Minggu ini, perubahan pola lalu lintas menjadi hal yang perlu diperhitungkan sejak awal perjalanan. Dengan CFD libur dan arus dialihkan, pengendara perlu menyesuaikan waktu berangkat serta rute agar perjalanan tetap lancar.
Source: otomotif.kompas.com






