Land Rover Hentikan Penjualan Tiga SUV, Cuma Karena Setitik Gel

Land Rover kini menghentikan penjualan tiga SUV andalannya di Amerika Serikat setelah otoritas keselamatan jalan raya setempat mengumumkan penarikan resmi yang mencakup 250.857 unit. Langkah ini membuat dealer tidak bisa menjual Discovery, Defender, dan Range Rover sampai perbaikan tersedia.

Masalahnya terdengar sederhana, tetapi dampaknya serius. Komponen penghubung pada clockspring airbag pengemudi bisa berkarat dan memicu airbag mengembang secara tidak semestinya atau bahkan gagal mengembang sama sekali.

Apa yang memicu penarikan ini

National Highway Traffic Safety Administration menyebut konektor clockspring airbag pengemudi dapat mengalami korosi. Kondisi itu meningkatkan hambatan di sirkuit airbag dan berpotensi membuat sistem gagal bekerja saat dibutuhkan.

Land Rover mulai melihat gejala masalah ini pada Agustus 2025, ketika klaim garansi terkait lampu peringatan airbag meningkat. Dari investigasi internal, perusahaan menemukan oksida pada pin beberapa konektor clockspring yang dikembalikan, lalu juga mendeteksi fretting corrosion.

Temuan itu mengarah pada kesimpulan bahwa masalah kecil pada area konektor bisa berdampak langsung pada keselamatan. Dalam penjelasan regulator, kondisi tersebut bisa menyebabkan airbag tidak mengembang dengan benar atau tidak mengembang sama sekali.

Model yang terdampak

Penarikan ini mencakup beberapa model dan tahun produksi yang cukup luas. Unit yang terdampak meliputi Defender 2020-2026, Discovery 2021-2026, dan Range Rover 2022-2026.

Dengan jumlah yang melewati seperempat juta kendaraan, dampaknya menjadi besar bagi jaringan penjualan dan layanan. Dealer harus menahan penjualan sampai solusi teknis siap dipasang.

Bagaimana pengemudi bisa mengenali masalahnya

Land Rover belum menerima laporan kegagalan pengembangan airbag di Amerika Serikat. Namun analisis teknik perusahaan menunjukkan lampu peringatan airbag akan menyala setidaknya 300 hingga 400 mil, atau 483 hingga 644 km, sebelum potensi kegagalan terjadi.

Peringatan itu memberi waktu yang cukup panjang untuk merespons, tetapi tetap tidak boleh diabaikan. Jika lampu peringatan airbag menyala, pengemudi disarankan segera memperhatikannya karena sistem keselamatan bisa terdampak.

Perbaikan yang disiapkan

Solusi yang disiapkan justru sangat kecil: olesan gel pelumas pelindung untuk terminal konektor airbag. Meski terdengar sederhana, perbaikan ini belum tersedia di tingkat dealer untuk saat ini.

Pemilik kendaraan akan menerima surat pemberitahuan awal pada Agustus. Setelah pelumas tersedia, surat pemberitahuan lanjutan akan dikirimkan untuk memberi tahu langkah perbaikan berikutnya.

Situasi ini menambah daftar tantangan yang sedang dihadapi Land Rover, terutama karena penarikan besar kali ini menyentuh tiga nama paling penting dalam lini SUV-nya. Di saat yang sama, perusahaan masih harus memastikan perbaikan bisa dipasang cepat agar penjualan bisa kembali berjalan.

Source: www.carscoops.com

Terkait