Market Share Hilux Tembus 70,2 Persen, Toyota Balas dengan Pikap Baru Lebih Bertenaga

Author: Qoo Media

Toyota kembali menguatkan posisinya di pasar pikap 4×4 nasional lewat New Hilux generasi kesembilan. Langkah ini datang saat pangsa pasar Hilux melonjak dari 57 persen pada Januari-Mei 2025 menjadi 70,2 persen pada periode yang sama tahun ini.

Kenaikan itu menegaskan Hilux masih menjadi pilihan utama di segmen kendaraan niaga 4×4. Model ini banyak dipakai di sektor pertambangan, perkebunan, konstruksi, dan operasional perusahaan.

PT Toyota-Astra Motor menyebut penyegaran dilakukan untuk menjaga momentum yang sudah terbentuk. President Director PT Toyota-Astra Motor, Takuya Yokohama, mengatakan respons pelanggan terhadap Hilux terus menguat dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Yokohama, Hilux sudah lama menjadi partner mobilitas tangguh di berbagai sektor. Ia juga menegaskan bahwa peningkatan market share menjadi sinyal kuat atas penerimaan pasar terhadap model tersebut.

Mesin Lebih Bertenaga dan Desain Disegarkan

New Hilux kini dibekali mesin diesel 1GD-FTV berkapasitas 2.755 cc. Tenaganya mencapai 201 hp dengan torsi 500 Nm.

Seluruh varian 4×4 memakai sistem Part Time 4WD dengan Rear Differential Lock. Toyota menyebut pengaturan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan melintasi berbagai kondisi jalan.

Penyegaran tidak hanya menyentuh performa. Toyota juga meningkatkan kualitas pengendalian, stabilitas, dan kenyamanan berkendara agar Hilux tetap optimal saat membawa beban maupun digunakan di medan off-road.

Di sisi tampilan, Toyota memberi pembaruan pada eksterior dan interior. Varian tertinggi kini membawa layar multimedia 12,3 inci, panel instrumen Full TFT 12 inci, serta Toyota Safety Sense (TSS) 3.0.

Fitur pendukung lain juga ikut hadir. Daftarnya mencakup Multi-Terrain Select, Adaptive Cruise Control, Blind Spot Monitor, dan tujuh airbag.

Hilux Battery EV Masuk ke Jalur Elektrifikasi

Toyota juga memperluas keluarga Hilux dengan menghadirkan Battery EV. Kehadiran model ini mengikuti strategi elektrifikasi perusahaan di segmen komersial.

Hilux Battery EV memakai dua motor listrik dengan sistem All-Wheel Drive. Mobil ini juga dibekali baterai lithium-ion 59,2 kWh dan tenaga maksimum 144 kW.

Pada saat yang sama, Toyota menegaskan karakter tangguh dan andal khas Hilux tetap dipertahankan pada versi listrik tersebut. Model ini dipasarkan dengan harga Rp1,019 miliar OTR Jakarta.

Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Jap Ernando Demily, mengatakan penyegaran New Hilux ditujukan untuk menjaga daya saing model ini di berbagai kebutuhan pelanggan. Dengan kombinasi pembaruan mesin, fitur, dan opsi elektrifikasi, Toyota tampak ingin mempertahankan dominasi Hilux di pasar pikap 4×4 yang selama ini menjadi salah satu segmen paling penting di kendaraan niaga.

Terbaru