Jembatan Tertinggi Dunia Justru Punya Air Terjun di Tengah, Inilah Alasannya

Di pegunungan Guizhou, China, sebuah proyek jembatan memadukan rekor teknik dengan tontonan yang tak biasa. Huajiang Canyon Bridge kini berdiri 2.051 kaki atau 625 meter di atas ngarai, menjadikannya jembatan tertinggi di dunia.

Strukturnya bukan hanya tinggi, tetapi juga masif. Jembatan ini membentang 2.890 meter dari ujung ke ujung dengan bentang utama 1.420 meter yang digantung di antara dua menara.

Gelarnya direbut dari Duge Bridge, yang melintasi sungai yang sama sekitar 200 kilometer di hulu. Jalur yang dibawa jembatan itu, Liuzhi-Anlong Expressway, melintasi Guizhou, provinsi yang sejak lama dikenal sebagai salah satu wilayah termiskin dan paling terisolasi di China.

Pembangunan jembatan dimulai pada awal 2022 dan selesai pada September 2025. Bagi warga setempat, dampaknya langsung terasa karena perjalanan melintasi ngarai yang dulu memakan sekitar 70 menit kini bisa ditempuh dalam satu menit.

Namun, yang membuat jembatan ini mencuri perhatian bukan hanya tingginya. Saat pengeboran di area kaki jembatan berlangsung, para pekerja dilaporkan menemukan aliran air tanah karst, kondisi yang lazim di wilayah berbatu kapur seperti Guizhou.

Alih-alih membuang air itu, tim proyek memilih menahannya. Mereka membangun reservoir berkapasitas 4.000 meter kubik atau 140.000 kaki kubik yang juga memasok area istirahat di sekitar jembatan serta mengairi lahan pertanian dan kebun buah di sisi Guanling.

Sisa air kemudian dipompa ke bagian tengah jembatan dan dilepaskan sebagai air terjun buatan. Aliran itu membentuk tirai kabut selebar sekitar 984 kaki atau 300 meter yang jatuh lebih dari 2.000 kaki atau 606 meter menuju sungai di bawahnya.

Setelah gelap, air terjun itu disorot laser untuk menarik pengunjung. Media negara China menyebutnya sebagai air terjun buatan tertinggi di dunia, sementara tekanan semprotan airnya dapat ditingkatkan hingga ketinggian hampir 100 meter atau 330 kaki.

Daya tarik Huajiang Canyon Bridge tidak berhenti di situ. Menurut Okdiario, sekitar 300.000 orang datang ke jembatan itu selama Tahun Baru Imlek pada Februari, dan lebih dari 70.000 kendaraan melintasinya dalam periode yang sama.

Pengunjung yang ingin pengalaman lain juga bisa naik lift kaca ke kedai kopi di puncak salah satu menara. Lokasinya berada sekitar 800 meter atau 2.625 kaki di atas dasar lembah, dan struktur itu juga dilengkapi fasilitas bungee jumping serta paralayang.

Posisi China dalam daftar jembatan tertinggi dunia memang sudah lama dominan. Dari 54 jembatan tertinggi di dunia, 50 berada di China, dan banyak di antaranya dibangun melintasi ngarai besar atau sungai lebar untuk meningkatkan konektivitas di wilayah pedesaan.

Sebelum Huajiang Canyon Bridge, gelar jembatan tertinggi sempat berpindah beberapa kali. Royal Gorge Bridge di Colorado memegang rekor itu antara 1929 dan 2001, sebelum akhirnya disalip Liuguanghe Bridge, dan setelah itu China terus memimpin kategori ini.

Source: www.carscoops.com

Terkait