Jangan Cuma Oli Mesin, 4 Pelumas Mobil Ini Harus Rutin Diganti atau Biaya Servis Meledak

Author: Qoo Media

Mengganti oli mobil bukan hanya soal oli mesin. Ada beberapa pelumas lain yang juga wajib diganti berkala, dan mengabaikannya dapat mengganggu fungsi kendaraan hingga memicu kerusakan dengan biaya perbaikan yang jauh lebih mahal.

Perhatian besar memang sering tertuju pada oli mesin, padahal pelumas di sistem lain juga punya peran penting. Untuk mobil tertentu, kelalaian pada salah satu pelumas bahkan bisa berujung fatal karena komponen bekerja tanpa perlindungan optimal.

Kepala Bengkel Auto2000 Pramuka, Suparna, mengingatkan bahwa banyak pemilik mobil belum begitu familiar dengan pelumas selain oli mesin. Padahal, oli transmisi, oli gardan pada mobil penggerak belakang, hingga oli power steering sama-sama perlu diganti secara berkala sesuai anjuran.

Menurut dia, pelumas yang dibiarkan terlalu lama akan memengaruhi fungsi komponen. Dampaknya bukan hanya penurunan performa, tetapi juga potensi kerusakan yang membuat ongkos perbaikan membengkak.

Bukan cuma oli mesin

Dalam perawatan rutin, oli mesin memang menjadi komponen yang paling sering diingat pemilik mobil. Pelumas ini dianjurkan diganti setiap enam bulan sekali atau saat mobil menjalani perawatan rutin.

Oli mesin yang kualitasnya menurun akan mengganggu kerja mesin. Pelumasan komponen menjadi tidak optimal, sehingga gesekan antarkomponen meningkat dan mempercepat keausan.

Jika dibiarkan dalam jangka panjang, efeknya bisa sangat merugikan. Komponen mesin dapat mengalami kerusakan akibat gesekan berlebih, bahkan sampai macet.

Namun, daftar pelumas yang perlu perhatian tidak berhenti di sana. Ada tiga jenis lain yang juga wajib masuk agenda servis berkala karena fungsinya sama vitalnya untuk menjaga sistem bekerja normal.

Oli transmisi harus tetap prima

Oli transmisi berperan menjaga kerja sistem pemindah tenaga tetap halus dan terlindungi. Karena itu, pelumas ini juga perlu diganti berkala agar fungsinya tidak menurun seiring pemakaian.

Ketika oli transmisi tidak lagi dalam kondisi baik, kerja komponen dapat terpengaruh. Risiko kerusakan pun meningkat karena perlindungan pelumasan tidak lagi bekerja optimal.

Masalah pada transmisi umumnya tidak bisa dianggap ringan. Saat kerusakan sudah terjadi, biaya penanganannya cenderung lebih besar dibanding sekadar melakukan penggantian pelumas secara teratur.

Oli gardan kerap disepelekan, padahal risikonya besar

Untuk mobil penggerak belakang, oli gardan termasuk komponen penting yang tidak boleh diabaikan. Pelumas ini bekerja pada sistem gardan yang menerima beban kerja besar saat menyalurkan tenaga ke roda.

Karena itu, menyepelekan penggantian oli gardan bisa berakibat fatal. Saat pelumasan menurun, gesekan antarkomponen di gardan dapat meningkat dan memicu kerusakan pada komponen yang seharusnya terlindungi.

Banyak pemilik mobil tidak terlalu familiar dengan pelumas ini karena posisinya tidak seterkenal oli mesin. Justru karena sering luput dari perhatian, oli gardan perlu masuk daftar pemeriksaan rutin agar tidak terlambat diganti.

Jika kerusakan sudah terjadi pada sistem ini, dampaknya tidak hanya pada kenyamanan berkendara. Biaya perbaikannya juga berpotensi jauh lebih mahal dibanding pencegahan lewat servis berkala.

Power steering juga perlu diganti berkala

Satu lagi pelumas yang kerap tidak masuk perhatian adalah oli power steering. Padahal, sistem ini juga membutuhkan pelumas yang kondisinya tetap baik agar fungsinya terjaga.

Saat kualitas oli power steering menurun, kinerja sistem dapat ikut terpengaruh. Jika dibiarkan terlalu lama, kerusakan komponen bukan hal yang mustahil terjadi.

Pesan utamanya sederhana, semua pelumas pada mobil punya masa pakai. Mengganti hanya oli mesin tidak cukup bila pelumas lain dibiarkan terus bekerja tanpa perawatan.

Auto2000 menegaskan penggantian oli pada komponen mobil perlu mengikuti anjuran berkala. Langkah ini penting untuk menjaga performa, melindungi komponen, dan mencegah kerusakan yang berujung pengeluaran lebih besar.

Bagi pemilik kendaraan, servis rutin menjadi momen penting untuk memastikan seluruh pelumas diperiksa, bukan hanya oli mesin. Dengan begitu, oli transmisi, oli gardan pada mobil penggerak belakang, dan oli power steering tidak terlewat hingga menimbulkan masalah yang sebenarnya bisa dicegah lebih awal.

Terbaru