Toyota resmi membawa Hilux BEV ke Indonesia dan langsung menempatkannya di level harga Rp 1.019.000.000 on the road DKI Jakarta. Model ini menjadi opsi baru di lini kendaraan komersial Toyota bagi konsumen yang menginginkan pikap kabin ganda tanpa mesin pembakaran internal.
Kehadiran Hilux BEV menarik perhatian karena masuk ke segmen yang selama ini identik dengan mesin diesel dan kemampuan kerja berat. Di pasar Indonesia, model ini diposisikan sebagai alternatif ramah lingkungan tanpa meninggalkan karakter tangguh yang sudah lama melekat pada nama Hilux.
PT Toyota Astra Motor memasarkan Hilux BEV dalam konfigurasi double cabin. Mobil ini juga memperluas jajaran kendaraan listrik Toyota, khususnya untuk kebutuhan operasional dan aktivitas komersial.
Vice President Director PT Toyota Astra Motor Jap Ernando Demily menyebut kehadiran Hilux BEV ditujukan untuk memberi pilihan kendaraan operasional yang lebih ramah lingkungan. Menurut dia, model ini tetap membawa karakter QDR khas Hilux dan didukung value chain Toyota yang luas untuk memberi peace of mind bagi pelanggan di berbagai daerah.
Dua motor listrik dan penggerak AWD
Di sektor penggerak, Hilux BEV menggunakan dua motor listrik yang menyalurkan tenaga ke empat roda atau All-Wheel Drive. Sistem itu dipadukan dengan baterai lithium-ion berkapasitas 59,2 kWh dan output maksimum 144 kW.
Berdasarkan spesifikasi pabrikan, jarak tempuhnya mencapai hingga 315 kilometer dalam sekali pengisian daya. Toyota juga menyatakan kombinasi dua motor listrik tersebut memberi respons akselerasi yang lebih instan sekaligus membantu traksi di berbagai permukaan jalan.
Karakter itu menjadi penting karena Hilux selama ini dikenal sebagai kendaraan kerja yang harus siap menghadapi kondisi beragam. Toyota menyebut mobil ini tetap dirancang untuk melintasi aspal, permukaan licin, jalur berlumpur, hingga jalan yang tidak beraspal.
Untuk mendukung kemampuan tersebut, Hilux BEV dilengkapi fitur Multi-Terrain Select. Fitur ini memungkinkan pengemudi menyesuaikan karakter penggerak sesuai kondisi medan yang dihadapi.
Suspensi belakang berbeda dari versi diesel
Salah satu pembeda utama Hilux BEV dibanding versi diesel ada di bagian suspensi belakang. Toyota memakai suspensi tipe De-Dion pada model listrik ini.
Konfigurasi tersebut dirancang untuk menjaga stabilitas kendaraan. Susunan itu juga membantu mengakomodasi penempatan paket baterai di bawah bodi.
Toyota turut menambahkan perlindungan pada area baterai melalui struktur chassis dan eAxle under cover. Selain itu, mobil ini disebut memiliki kemampuan pengisian daya yang diklaim lebih cepat.
Dari sisi ukuran, dimensi Hilux BEV sama dengan versi diesel terbaru. Panjangnya 5.320 mm, lebarnya 1.855 mm, tingginya 1.800 mm, dan wheelbase mencapai 3.085 mm.
Ground clearance mobil ini tercatat 210 mm. Sementara bak belakangnya memiliki panjang 1.555 mm, lebar 1.540 mm, dan tinggi 480 mm.
Fokus tetap ke fungsi komersial dan keselamatan
Meski kini beralih ke tenaga listrik, Hilux BEV tetap dibangun sebagai pikap kabin ganda yang mengutamakan fungsi. Ukuran bak dan postur bodinya menunjukkan model ini masih diarahkan untuk kebutuhan angkut dan operasional di berbagai kondisi jalan.
Di sisi keselamatan, Toyota membekali Hilux BEV dengan enam airbag. Rinciannya meliputi airbag depan pengemudi dan penumpang, driver knee airbag, side airbag, serta curtain shield airbag.
Paket itu menunjukkan bahwa model listrik ini tidak hanya mengejar efisiensi emisi, tetapi juga tetap mempertahankan perlengkapan keselamatan yang relevan untuk kendaraan kerja. Hal itu penting karena mobil jenis double cabin kerap digunakan untuk aktivitas dengan intensitas tinggi dan mobilitas jarak jauh.
Harga Hilux terbaru di Indonesia
Harga Hilux BEV menempatkannya jauh di atas varian diesel yang saat ini dijual Toyota di Indonesia. Berikut daftar harga Hilux terbaru:
| Varian | Harga |
|---|---|
| Hilux Single Cabin 2.8 Diesel 4×4 M/T | Rp 416.800.000 |
| Hilux Double Cabin 2.8 Diesel E 4×4 M/T | Rp 466.300.000 |
| Hilux Double Cabin 2.8 Diesel G 4×4 M/T | Rp 497.900.000 |
| Hilux Double Cabin 2.8 Diesel V 4×4 A/T | Rp 574.200.000 |
| Hilux D-Cab Battery EV | Rp 1.019.000.000 |
Dengan banderol tersebut, Hilux BEV hadir sebagai varian paling mahal di keluarga Hilux. Selisih harga yang besar dengan model diesel sekaligus menegaskan bahwa Toyota menempatkan pikap listrik ini sebagai produk khusus dengan teknologi baru, penggerak AWD dua motor, serta baterai 59,2 kWh untuk pasar komersial yang membutuhkan alternatif tanpa emisi gas buang.
Source: otomotif.kompas.com






