Changan Baru Terjual 231 Unit, Harga Tinggi Jadi Ujian Awal di Indonesia

Author: Qoo Media

Penjualan Changan di Indonesia masih berjalan sangat pelan meski merek asal China itu sudah hadir sejak tahun lalu. Dalam lima bulan pertama tahun ini, total wholesales yang tercatat baru 231 unit dari dua model yang dipasarkan.

Kondisi itu membuat Changan belum punya capaian distribusi pada periode peluncuran tahun lalu. Sejak meluncur pada November 2025, penjualan yang tercatat masih nol unit.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia menunjukkan kontribusi penjualan terbesar datang dari Lumin. Mobil listrik mungil itu terdistribusi 119 unit, sementara S07 membukukan 112 unit.

CEO Changan Indonesia Setiawan Surya mengakui angka tersebut belum memenuhi target internal perusahaan. Ia menilai pasar masih membutuhkan waktu untuk mengenal dan menerima merek baru seperti Changan.

“Karena kami juga memang butuh waktu. Bayi baru lahir kan enggak bisa langsung lari kan, butuh proses,” kata Setiawan di Jakarta, Selasa (30/6).

Salah satu hambatan utama datang dari harga jual yang relatif tinggi di segmen awal kehadiran Changan. S07 dipasarkan Rp619 juta, sedangkan Lumin dilego Rp222 juta.

Harga itu membuat ruang ekspansi Changan belum terbuka lebar di pasar yang semakin sensitif terhadap banderol dan pilihan model. Di saat yang sama, perusahaan menaruh harapan pada kehadiran produk baru untuk mengerek perhatian konsumen.

Model yang disiapkan itu adalah S05, SUV lima penumpang yang sudah bisa dipesan. Mobil ini hadir dengan dua opsi penggerak, yakni BEV atau Battery Electric Vehicle dan REEV atau Range Extended Electric Vehicle.

Changan menyebut S05 akan dijual di kisaran Rp500 jutaan dan diluncurkan dalam waktu dekat. Setiawan berharap model ini bisa membuat nama Changan makin dikenal di pasar domestik.

“Karena keduanya memang mirip angka dan belum maksimal, mudah-mudahan dengan lahirnya ini S05, jadi bisa narik orang semakin kenal,” ujarnya.

Ia juga membuka peluang hadirnya model lain dengan harga lebih terjangkau. Menurut dia, produk yang lebih murah akan membantu mendorong permintaan dan memperluas daya tarik Changan di Indonesia.

Source: www.cnnindonesia.com
Terbaru