Skema cicilan mulai sekitar Rp300 ribuan per bulan membuat Polytron Fox 350 masuk radar calon pembeli motor listrik harian. Daya tariknya tidak hanya di angka angsuran, tetapi juga pada jarak tempuh hingga 130 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Di tengah minat masyarakat terhadap kendaraan listrik yang terus meningkat, model ini diposisikan sebagai solusi mobilitas yang efisien untuk aktivitas rutin. Kombinasi biaya kepemilikan yang fleksibel, fitur modern, dan performa yang cukup untuk penggunaan perkotaan menjadi nilai jual utamanya.
Polytron Fox 350 menawarkan dua pendekatan kepemilikan yang berbeda. Konsumen bisa memilih skema Battery as a Service atau Buy to Own sesuai kebutuhan dan kemampuan pembayaran.
Skema Battery as a Service, atau BaaS, ditujukan bagi pembeli yang ingin menekan harga awal motor. Dalam sistem ini, konsumen membeli unit kendaraan, sementara baterainya disewa dengan biaya bulanan terpisah.
Harga Polytron Fox 350 dengan sistem BaaS dipasarkan sekitar Rp15,5 juta setelah subsidi. Di luar itu, ada biaya sewa baterai sebesar Rp200 ribu per bulan yang dibayarkan secara terpisah.
Untuk simulasi kredit BaaS, uang muka 30 persen tercatat sebesar Rp4.650.000. Cicilan per bulan berada di kisaran Rp1.220.000 untuk tenor 12 bulan, Rp650.000 untuk tenor 24 bulan, dan Rp362.000 untuk tenor 36 bulan.
Angka Rp362.000 per bulan inilah yang membuat Fox 350 sering disebut punya cicilan mulai Rp300 ribuan. Namun calon pembeli tetap perlu memperhitungkan tambahan biaya sewa baterai bulanan dalam skema ini.
Bagi konsumen yang ingin baterai langsung menjadi milik pribadi, tersedia skema Buy to Own. Pada sistem ini, baterai lithium berkapasitas 3,75 kWh sudah termasuk dalam harga kendaraan.
Polytron memasarkan Fox 350 dengan skema Buy to Own di kisaran Rp27,5 juta hingga Rp28,8 juta, tergantung wilayah pembelian. Skema ini juga disertai garansi baterai seumur hidup sesuai syarat dan ketentuan program yang berlaku.
Simulasi kredit Buy to Own menggunakan uang muka 25 persen atau Rp6.875.000. Cicilan bulanannya sebesar Rp1.850.000 untuk tenor 12 bulan, Rp962.500 untuk tenor 24 bulan, dan Rp646.312 untuk tenor 36 bulan.
Dari sisi penggunaan harian, Fox 350 membawa spesifikasi yang cukup menonjol di kelasnya. Motor listrik ini memakai tenaga 3.000 watt dan mampu melaju hingga 95 km per jam.
Kecepatan maksimum tersebut memberi ruang lebih untuk kebutuhan komuter yang tidak hanya bergerak di jalan lingkungan. Sementara daya jelajah hingga 130 kilometer membuatnya relevan untuk bekerja, kuliah, hingga perjalanan jarak menengah tanpa terlalu sering mengisi ulang baterai.
Polytron juga menanamkan sejumlah fitur untuk menunjang kenyamanan berkendara. Beberapa di antaranya adalah Comfy Deck, Smart Start System, Cruise Control, dan konektivitas melalui aplikasi Polytron EV.
Kehadiran fitur-fitur itu memperlihatkan bahwa Fox 350 tidak hanya mengejar efisiensi biaya, tetapi juga pengalaman berkendara yang lebih praktis. Konektivitas aplikasi menjadi salah satu elemen yang makin penting bagi pengguna kendaraan listrik saat ini.
Secara tampilan, Fox 350 hadir dengan desain yang disebut gagah dan berkesan premium. Pendekatan desain ini membuatnya tampil berbeda di segmen motor listrik yang semakin ramai pilihan.
Bagi calon pembeli yang ingin mengajukan pembiayaan, ada beberapa dokumen yang umumnya perlu disiapkan. Dokumen tersebut meliputi KTP, Kartu Keluarga, slip gaji atau bukti penghasilan, serta rekening listrik atau dokumen pendukung lain sesuai ketentuan leasing.
Besaran uang muka dan cicilan pada praktiknya bisa berbeda. Variabel yang memengaruhi antara lain bunga, tenor, promo dealer, serta hasil analisis kredit dari perusahaan pembiayaan.
Dengan demikian, skema termurah belum tentu berlaku sama untuk semua konsumen. Karena itu, simulasi kredit sebaiknya dibaca sebagai gambaran awal sebelum masuk ke tahap pengajuan.
Di luar hitung-hitungan kredit, nilai utama Fox 350 tetap berada pada kombinasi fleksibilitas pembelian dan daya jelajah. Saat motor listrik masih sering dipilih berdasarkan harga awal, Polytron mencoba menawarkan pilihan yang lebih luas bagi konsumen dengan kebutuhan berbeda.
Mereka yang ingin menekan pengeluaran awal bisa melirik BaaS dengan cicilan mulai sekitar Rp300 ribuan per bulan. Sementara pembeli yang mengutamakan kepemilikan penuh atas baterai dapat memilih Buy to Own dengan harga lebih tinggi, tetapi baterai sudah termasuk dan disertai garansi seumur hidup sesuai ketentuan program.
