Pemerintah federal Amerika Serikat membuka jalan baru yang bisa mengubah desain robotaxi secara mendasar. Melalui usulan aturan baru, NHTSA ingin menghapus kewajiban rem manual pada kendaraan yang dirancang hanya untuk beroperasi dengan sistem berkendara otomatis.
Langkah ini penting karena selama ini pedal dan kontrol fisik masih menjadi salah satu hambatan terbesar bagi pengembangan kendaraan otonom. Jika disetujui, aturan tersebut dapat membantu Tesla, Zoox, dan pengembang robotaxi lain yang ingin memproduksi kendaraan tanpa pedal rem.
Dorongan besar untuk robotaxi tanpa kontrol fisik
Usulan itu menjadi bagian dari Automated Vehicle Framework pemerintahan Trump. Tujuannya adalah memperbarui Federal Motor Vehicle Safety Standards yang sejak awal disusun dengan asumsi bahwa setiap mobil dikendalikan manusia.
Perubahan ini tidak berarti kendaraan otonom akan mendapat standar pengereman yang lebih longgar. NHTSA tetap meminta kendaraan otonom memenuhi jarak pengereman yang sama seperti mobil konvensional, hanya saja metode pengujiannya akan disesuaikan.
Dengan pendekatan itu, perusahaan yang membangun kendaraan tanpa pedal tetap harus membuktikan kemampuan henti yang setara. Bedanya, mereka akan mendapat jalur legal untuk melakukan pengujian tanpa harus memasang kontrol manual yang memang tidak dibutuhkan oleh desain kendaraan tersebut.
Apa yang tetap berlaku
Aturan baru ini hanya menyasar kendaraan yang memang dirancang untuk beroperasi eksklusif dengan sistem otomatis. Mobil yang masih memakai setir dan pedal akan tetap tunduk pada aturan yang berlaku sekarang.
NHTSA juga menyebut masih akan bekerja pada standar kinerja yang lebih luas untuk sistem berkendara otomatis. Di saat yang sama, lembaga itu tetap akan menyelidiki cacat, perilaku berbahaya, dan penarikan kembali yang melibatkan teknologi swakemudi.
Artinya, relaksasi pada sisi desain tidak berarti pengawasan terhadap keselamatan akan berkurang. Pemerintah masih menempatkan aspek performa dan pengawasan teknis sebagai bagian penting dari transisi menuju kendaraan otonom.
Implikasi langsung bagi Tesla
Bagi Tesla, proposal ini bisa sangat berarti. Konsep Cybercab milik perusahaan itu sejak awal dirancang tanpa setir dan pedal, tetapi aturan yang ada selama ini membuat masa depannya belum pasti.
Tesla kemudian memilih fokus meluncurkan layanan robotaxi terbatas di Austin sambil menunggu regulasi bergerak. Perusahaan itu juga menyatakan masih bisa menambahkan setir dan pedal jika benar-benar diperlukan.
Dengan regulasi baru, posisi Tesla bisa menjadi lebih kuat untuk mendorong desain kendaraan yang sepenuhnya bergantung pada sistem otomatis. Itu juga akan mengurangi salah satu hambatan regulasi yang selama ini membayangi model robotaxi tujuan khusus.
Zoox juga ikut terdorong
Zoox berada dalam posisi yang tidak jauh berbeda. Perusahaan itu sudah memperoleh pengecualian untuk menguji robotaxi buatannya dan kini sedang mencari persetujuan untuk operasi komersial.
Bagi Zoox, aturan baru akan memberi kepastian yang lebih besar untuk kendaraan yang memang tidak mengandalkan pedal atau setir tradisional. Hal ini penting karena model bisnis robotaxi perusahaan seperti Zoox memang dibangun untuk kendaraan khusus, bukan mobil biasa yang diubah sedikit demi sedikit.
Proposal NHTSA kini memasuki periode komentar publik selama 30 hari. Jika akhirnya difinalkan, kebijakan ini bisa menjadi langkah besar lain dalam mengubah mobil otonom dari kendaraan yang diperlakukan sebagai pengecualian menjadi produk dengan aturan desain yang benar-benar berbeda dari mobil yang digunakan kebanyakan orang saat ini.
Source: www.carscoops.com






