Jon Jones Buka Suara Soal Comeback McGregor, Dukungan yang Tak Terduga di UFC 329

Jon Jones memberi respons yang mengejutkan terhadap rencana comeback Conor McGregor di UFC 329. Mantan juara kelas berat ringan dan kelas berat itu justru menyatakan dukungan penuh untuk McGregor, yang dijadwalkan kembali bertarung setelah absen hampir lima tahun.

McGregor akan tampil di T-Mobile Arena, Las Vegas, pada 11 Juli dan menjalani laga ulang melawan Max Holloway dalam duel lima ronde di kelas welter. Pertemuan itu menjadi sorotan karena keduanya pernah bertemu hampir 13 tahun lalu, ketika McGregor menang atas Holloway lewat keputusan mutlak.

McGregor Kembali Setelah Absen Panjang

McGregor terakhir kali naik oktagon pada Juli 2021 saat menghadapi Dustin Poirier. Dalam pertarungan itu, ia mengalami patah kaki dan kalah melalui TKO, lalu menepi cukup lama dari dunia tarung.

Rencana comeback McGregor sempat kembali mengemuka saat namanya dikaitkan dengan laga melawan Michael Chandler pada Juni 2024. Namun, duel itu batal karena McGregor mengalami patah tulang jari kelingking kaki.

Kondisi tersebut sempat memunculkan keraguan soal kemampuannya kembali ke level tertinggi. Meski begitu, McGregor tetap menjadi salah satu nama paling besar di UFC dan terus menarik perhatian publik menjelang kepulangannya ke oktagon.

Jones Nilai McGregor Masih Punya Mental Petarung

Di tengah banyaknya suara skeptis, Jones justru melihat keputusan McGregor kembali bertarung sebagai bukti karakter sejati seorang atlet. Ia menegaskan bahwa McGregor sebenarnya tidak perlu lagi bertarung karena sudah memiliki segalanya.

“Conor tidak perlu bertarung,” kata Jones, dikutip dari kanal YouTube Red Corner MMA. Jones lalu menambahkan bahwa langkah McGregor kembali ke arena menunjukkan kecintaannya pada olahraga ini dan membuktikan bahwa ia tetap seorang petarung meski sudah meraih banyak kesuksesan.

Jones juga menyebut dirinya menghargai McGregor karena mau kembali menghadapi tekanan kompetitif. Ia bahkan mengatakan bangga kepada McGregor dan menilai sikap itu layak diapresiasi.

Pernyataan Jones terasa menonjol karena ia sendiri pernah memilih berhenti di level tertentu dalam kariernya. Dari sudut pandangnya, keputusan McGregor untuk kembali justru memperlihatkan ambisi dan ikatan emosional yang kuat dengan MMA.

Sorotan Bukan Hanya di Oktagon

Jones tidak hanya menilai McGregor dari sisi pertarungan. Ia juga menyoroti keberhasilan petarung asal Irlandia itu membangun citra sebagai pebisnis di luar arena.

Menurut Jones, McGregor memberi contoh bahwa petarung UFC bisa berkembang menjadi merek besar dan tidak berhenti hanya sebagai atlet. Ia menyebut Proper 12 sebagai salah satu contoh bagaimana McGregor memanfaatkan popularitasnya untuk membangun usaha yang dikenal luas.

Jones menilai hal itu memberi pelajaran bagi petarung lain bahwa karier di UFC tidak harus berhenti pada pukulan, tendangan, dan sabuk juara. Baginya, McGregor berhasil menunjukkan bahwa nama besar di oktagon juga bisa diubah menjadi kekuatan bisnis.

Jones Masih Jadi Figur yang Menarik Perhatian

Di sisi lain, nama Jon Jones sendiri masih terus dibicarakan meski ia belum kembali bertanding sejak mempertahankan gelar kelas berat UFC usai mengalahkan Stipe Miocic di UFC 309 pada November 2024. Setelah itu, situasinya berkembang cepat dan Dana White sempat mengumumkan pensiun Jones pada Juni 2025.

Keputusan itu membuat Tom Aspinall naik menjadi juara kelas berat UFC yang tak terbantahkan. Jones kemudian memunculkan spekulasi comeback ketika kembali masuk program tes doping setelah UFC Freedom 250 diumumkan akan digelar di Gedung Putih, tetapi namanya tidak masuk daftar petarung yang tampil.

Situasi tersebut membuat Jones akhirnya meminta pembebasan dari kontraknya. Di tengah masa yang belum pasti itu, dukungannya terhadap McGregor menambah warna pada dinamika dua nama besar UFC yang sama-sama pernah mengalami naik turun karier, namun tetap menjadi pusat perhatian dunia MMA.

Source: www.viva.co.id

Terkait