Nissan menutup kuartal kedua dengan hasil yang campur aduk, tetapi kendaraan berjenis crossover kembali menjadi penopang utama. Di saat model sport Z dan hatchback listrik Leaf melemah, Rogue, Kicks, Pathfinder, dan Armada membantu menjaga momentum merek di pasar AS.
Kinerja itu datang di tengah rangkaian peluncuran model baru dan pembaruan produk yang sudah berjalan beberapa waktu. Nissan mencatat 16 bulan berturut-turut kenaikan penjualan ritel tahunan, sementara penjualan grup pada paruh pertama tahun ini naik 9,6% menjadi 242.741 unit.
Nissan: crossover mengangkat, mobil penumpang tertinggal
Pada kuartal kedua, penjualan Nissan sendiri naik 10,2% menjadi 230.443 kendaraan. Rogue menjadi model terlaris dengan 65.796 unit, atau naik 38,6% dibandingkan setahun sebelumnya, dan Nissan memperkirakan hasil itu masih bisa meningkat lagi saat versi baru hadir akhir tahun ini dengan sistem e-Power baru.
Sentra yang sudah diperbarui juga memberi dorongan besar. Penjualannya melesat 28,5% menjadi 39.817 unit, tetapi kenaikan itu tertahan oleh penurunan Altima sebesar 26,5%.
Kondisi paling mencolok justru datang dari lini mobil yang lebih rendah volumenya. Penjualan Z anjlok 50,7% menjadi 806 unit, dan tidak ada penjelasan resmi soal penyebabnya.
Pelemahan itu terjadi saat versi facelift 2027 sudah diumumkan pada Maret. Model tersebut dijadwalkan tiba di dealer pada musim panas ini dengan gaya eksterior yang direvisi, perlengkapan baru, dan sejumlah penyesuaian performa, sementara varian Nismo mendapat transmisi manual enam percepatan baru.
Leaf juga gagal mempertahankan momentum. Penjualannya turun 36,6% menjadi 1.016 unit pada kuartal kedua, dan secara year-to-date model itu merosot 57,1%.
Bahan bakar mahal disebut tidak membantu Leaf, meski model itu tetap dipandang sebagai kendaraan yang cukup baik. Di sisi lain, Nissan tidak merilis data bulanan, tetapi memastikan Kicks mencatat Juni terbaik sepanjang sejarahnya, dengan penjualan kuartal kedua naik 4,9% menjadi 26.251 unit dan naik 10,7% sepanjang tahun ini.
Di segmen truk dan SUV, beberapa nama justru melonjak tajam. Frontier naik 34,6%, Pathfinder naik 32,1%, Armada naik 27%, dan Murano juga naik 6,4% pada kuartal kedua.
Infiniti bertahan berkat QX65 dan SUV besar
Infiniti mencatat penjualan kuartal kedua yang hampir datar, turun tipis 0,2%. Penurunan itu setara dengan 29 unit selama tiga bulan, angka yang terbilang kecil mengingat dua model, QX50 dan QX55, sudah dihentikan dan hanya terjual sedikit pada periode tersebut.
Kehadiran QX65 membantu menutup kekosongan itu. SUV lima penumpang ini dibangun dari QX60 yang lebih besar dan dibanderol mulai $53.990 sebelum biaya pengiriman $1.545.
QX65 memakai mesin turbo 2.0 liter empat silinder dengan tenaga 268 hp, torsi 286 lb-ft, transmisi otomatis sembilan percepatan, dan penggerak semua roda standar. Kombinasi itu menarik 1.256 pembeli dan memberi Infiniti titik tumpu baru di tengah perubahan jajaran produknya.
Meski begitu, QX60 tetap menjadi andalan utama dengan 7.581 penjualan pada kuartal kedua. QX80 yang berada di puncak lini SUV juga mencatat kuartal kedua terbaiknya, naik 18,5% menjadi 3.402 unit, walau penjualan year-to-date model itu masih turun 9,4%.
Source: www.carscoops.com






