Rian Mahendra Kembali ke PO Haryanto, Tugas Barunya di Lapangan Bukan Pegang Keuangan

Author: Qoo Media

Kembalinya Rian Mahendra ke PO Haryanto akhirnya diikuti penjelasan soal peran barunya di perusahaan otobus tersebut. Putra Haji Haryanto itu kini menjabat sebagai Direktur Operasional dan akan fokus mengurus aktivitas lapangan, bukan keuangan perusahaan.

Penjelasan ini menjadi sorotan karena Rian sempat lama tidak terlihat di lingkungan PO Haryanto. Setelah comeback-nya dikonfirmasi, publik kini mendapat gambaran lebih jelas tentang tugas yang akan diembannya di jajaran manajemen.

Haji Haryanto menyebut tugas Rian akan berkaitan langsung dengan pengaturan operasional di lapangan. Menurut dia, anaknya tidak akan memegang urusan keuangan perusahaan.

Pemilik PO Haryanto itu bahkan menyinggung hal tersebut dengan nada bercanda saat ditemui di garasi bus PO Haryanto di Kudus, Kamis (2/7/2026). Ia mengatakan Rian tidak memegang keuangan karena dinilai boros.

Fokus di Operasional Lapangan

Dengan posisi Direktur Operasional, ruang kerja Rian dipastikan lebih dekat dengan kegiatan teknis dan pengelolaan operasional harian. Penugasan ini menempatkannya pada area yang langsung bersentuhan dengan aktivitas lapangan perusahaan otobus.

Penegasan soal pembagian tugas itu penting karena menandai bentuk kepercayaan baru dari Haji Haryanto kepada anaknya. Di saat yang sama, struktur tersebut juga menunjukkan bahwa pengelolaan perusahaan dibagi sesuai fungsi masing-masing.

Kembalinya Rian disebut membuat Haji Haryanto merasa bahagia. Ia mengaku senang melihat anak-anaknya hidup rukun dan bersama-sama mengembangkan usaha keluarga.

Bagi Haji Haryanto, anak merupakan harta yang tidak ternilai. Karena itu, ia ingin perusahaan yang dibangunnya dapat dikelola dengan baik oleh keluarga, termasuk oleh Rian dan anak-anaknya yang lain.

Comeback ke Jajaran Manajemen

Kepastian soal comeback Rian Mahendra juga dibenarkan Muhammad Syafiq, menantu Haji Haryanto yang menjabat sebagai Head Maintenance atau Kepala Bagian Perawatan Armada PO Haryanto. Syafiq memastikan Rian memang telah kembali ke jajaran manajemen.

Konfirmasi ini mengakhiri spekulasi setelah nama Rian kembali ramai dibicarakan. Apalagi, ia sebelumnya dikenal luas sebagai salah satu figur yang melekat dengan perkembangan PO Haryanto.

Tak lama setelah kabar kembalinya diumumkan, Rian sempat bertemu dengan sejumlah bus mania di Indonesia. Dalam kesempatan itu, ia menyatakan ingin fokus bekerja lebih dulu dan belum ingin banyak muncul di media.

Ia juga memberi isyarat bahwa pekerjaan yang menunggunya tidak sedikit. Menurut Rian, ada banyak hal yang harus dibenahi agar perusahaan bisa bergerak ke arah yang lebih baik.

Harapan untuk PO Haryanto

Rian menyatakan ingin memberikan yang terbaik untuk ayahnya sekaligus pemilik PO Haryanto, Haji Haryanto. Ia berharap perusahaan yang telah membesarkan namanya itu bisa semakin sukses di masa mendatang.

Pernyataan itu sejalan dengan harapan Haji Haryanto kepada anak-anaknya. Ia meminta perusahaan dikelola dengan baik dan berharap PO Haryanto bisa semakin maju di tangan generasi penerus.

Haji Haryanto juga mengaku dirinya sudah lelah dan ingin perusahaan terus berjalan dengan tujuan yang baik. Ia menekankan agar usaha tersebut dikelola bukan sekadar untuk bisnis, tetapi juga untuk nilai yang lebih besar.

Pesan itu memberi konteks bahwa kembalinya Rian bukan hanya soal pengisian jabatan. Ada unsur regenerasi, pembenahan internal, dan harapan agar perusahaan tetap berkembang melalui keterlibatan keluarga.

Latar Belakang Rian Mahendra

Sebelum kembali ke PO Haryanto, Rian Mahendra sempat keluar dari manajemen perusahaan sejak 2022. Saat itu, Haji Haryanto mengaku memecat anaknya karena terbelit beberapa masalah.

Setelah tidak lagi berada di manajemen, Rian diketahui sempat mengontrak rumah di Karanganyar. Ia juga sempat melamar pekerjaan di tempat lain.

Latar belakang itu membuat kepulangannya ke PO Haryanto menarik perhatian besar. Banyak pengamat dan penggemar bus melihat momentum ini sebagai babak baru bagi salah satu perusahaan otobus yang namanya sudah lama dikenal.

Kini, titik tekan peran Rian sudah diperjelas langsung oleh sang ayah. Ia datang kembali bukan untuk mengurus keuangan, melainkan untuk membenahi dan mengatur operasional lapangan di tubuh PO Haryanto.

Di tengah tingginya perhatian publik, Rian memilih menahan diri dari sorotan media dan menaruh fokus pada pekerjaan. Sikap itu memperkuat pesan bahwa fase kembalinya kali ini diarahkan untuk kerja nyata di internal perusahaan.

Source: oto.detik.com
Terbaru