Sebutan “fifth wheel” pada trailer sebenarnya tidak merujuk pada jumlah roda. Nama itu berasal dari jenis hitch atau sambungan yang memungkinkan kendaraan menarik beban dengan lebih stabil di jalan yang bergelombang.
Bagi banyak orang, istilah itu terdengar aneh karena camper trailer umumnya punya dua sampai empat roda, sementara mobil atau truk penarik juga memiliki rodanya sendiri. Jadi, totalnya jelas bukan lima roda, melainkan lebih banyak dari itu.
Asal-usul nama dari dunia penarik beban
Di masa awal pengangkutan kendaraan, sekitar awal 1800-an, menjaga muatan tetap stabil di jalan yang belum beraspal bukan perkara mudah. Muatan memang bisa diikat di belakang kereta awal, tetapi sambungan yang kaku memberi tekanan besar pada engsel dan akhirnya merusaknya.
Perbaikan mulai muncul pada 1850-an ketika berbagai desain hitch eksperimen bermunculan. Namun, praktik ini baru menjadi lebih standar menjelang pergantian abad.
Sekitar 1915, Hermann Farr dan Charles Martin menciptakan hitch baru untuk truk yang memakai roda berputar dalam desainnya. Roda itu membantu muatan bergerak naik-turun dengan aman di jalan bergelombang tanpa merusak kendaraan atau komponen di dalamnya.
Mereka menamai hitch tersebut “fifth wheel” dan kemudian membentuk Martin Rocking Fifth Wheel Company. Perusahaan ini lalu berkembang menjadi salah satu dealer utama hitch untuk bisnis semi-truck yang baru tumbuh.
Mengapa istilah itu dipakai untuk trailer modern
Trailer camper modern dipasang ke truk lewat hitch berbentuk engsel dengan desain U. Bentuknya memang tidak sama persis dengan fifth wheel hitch klasik, tetapi prinsip dasarnya mirip.
Sistem itu membuat trailer bisa bergoyang dan berputar secara aman tanpa merusak kendaraan penarik. Karena itulah, sebagian trailer dan brand travel trailer yang ditarik dengan tow hitch kerap disebut fifth wheels oleh para penggemar camping dan RV.
Istilah ini kemudian melekat dalam budaya RV sebagai penanda jenis trailer tertentu, bukan sebagai hitungan jumlah roda. Di dunia recreational vehicle, memang ada dua kelompok besar: kendaraan yang bisa bergerak sendiri dan trailer yang harus ditarik mobil atau truk biasa.
Dalam konteks itu, fifth wheel menjadi istilah yang praktis sekaligus historis. Nama tersebut mengingatkan pada lompatan desain yang dulu membantu pengangkutan beban berjalan lebih stabil di jalan yang berat, lalu diwariskan ke kendaraan rekreasi modern.







