Kembalinya Rian Mahendra ke jajaran manajemen PO Haryanto langsung memicu perhatian. Rian dipastikan kembali menjabat sebagai Direktur Operasional, sementara Haji Haryanto telah menyiapkan armada baru yang disebut bakal menjadi kejutan.
Kabar ini bukan sekadar pergantian posisi di internal perusahaan. Pemilik PO Haryanto itu menautkan comeback Rian dengan semangat kebangkitan perusahaan, sekaligus rencana peluncuran armada baru yang disebut akan ramai diperbincangkan.
Haji Haryanto menyambut kepulangan putranya itu dengan nada sangat optimistis. Menurut dia, Rian memiliki insting yang bagus untuk perkembangan perusahaan dan piawai menyusun strategi untuk kebutuhan bisnis PO Haryanto.
Ia juga menyebut sudah menyiapkan armada baru beriringan dengan kembalinya Rian ke manajemen. Bocoran yang disampaikan Haryanto menyebut akan ada “tronton suites combi” sebagai bagian dari kejutan yang sedang disiapkan.
Peluncuran armada itu disebut akan dilakukan tahun ini. Namun, Haryanto belum mengungkap bulan peluncurannya dan hanya menegaskan bahwa momen tersebut akan menarik perhatian publik.
Armada kejutan disiapkan saat Rian kembali
Pernyataan Haryanto menunjukkan bahwa kembalinya Rian tidak diposisikan sebagai langkah biasa. Ia menghubungkan momentum itu dengan dorongan untuk membuat PO Haryanto kembali bangkit di tengah tanggungan perusahaan yang masih harus diselesaikan.
Dalam penjelasannya, Haryanto terang-terangan mengaku lebih bersemangat setelah Rian pulang ke perusahaan. Ia menilai kehadiran Rian penting untuk mendorong arah operasional dan perkembangan bisnis ke depan.
Optimisme itu juga berkelindan dengan pandangan Haryanto soal regenerasi. Ia percaya Rian bisa menjadi penerus dirinya di perusahaan, seiring isyarat bahwa ia ingin mulai mengurangi fokus pada urusan bisnis harian.
Haryanto menyebut dirinya kini lebih banyak memberi perhatian pada kegiatan keagamaan. Ia menyinggung aktivitasnya di masjid di Pengging, Boyolali, serta mengungkap usianya yang kini 66 tahun.
Peran Rian dalam pertumbuhan PO Haryanto
Kembalinya Rian menjadi sorotan karena namanya memang lekat dengan perkembangan PO Haryanto. Dalam catatan detikOto, Rian telah menekuni karier di perusahaan itu sejak 2003.
Selama perjalanan tersebut, Rian dikenal ikut merintis pembukaan jalur-jalur baru. Pengalaman itu membuat sosoknya dinilai punya pengaruh kuat dalam membentuk ekspansi PO Haryanto di berbagai trayek.
Dalam sebuah video berjudul Rian Mahendra || Masa Bakti Saya di PO Haryanto Sudah Selesai!!, Rian pernah menceritakan perjuangannya ketika membuka rute baru. Ia menjelaskan bahwa setelah adiknya mulai bergabung pada 2009 dan memegang keuangan, dirinya bisa lebih fokus menangani operasional.
Pada fase itu, salah satu langkah ekspansi diarahkan ke luar Kudus. Rian menyebut Madura menjadi salah satu trayek yang dibuka pada 2009, dengan satu keberangkatan dari Sumenep dan satu dari Bangkalan.
Rute itu tidak langsung ramai. Rian mengakui bahwa selama berbulan-bulan jumlah penumpang masih sangat sedikit, tetapi langkah pembukaan trayek tetap dijalankan.
Pengembangan jaringan kemudian berlanjut ke Solo, Jawa Tengah, sekitar 2011-2012. Setelah itu, PO Haryanto juga membuka rute Wonogiri yang menurut Rian mendapat penerimaan baik dari warga setempat.
Ekspansi berikutnya terus bergerak ke kota lain. Rian menyebut Malang dan Pekalongan sebagai bagian dari pengembangan trayek yang sempat dijalankan perusahaan.
Latar tantangan yang pernah dihadapi
Perjalanan ekspansi itu tidak selalu mulus. Rian juga pernah menceritakan masa sulit saat pandemi menghantam operasional perusahaan.
Ia menggambarkan periode tersebut sebagai hari-hari yang sangat berat bagi dirinya dan rekan-rekan di perusahaan. Situasi lockdown disebut membuat operasional menjadi sulit, sehingga mereka harus mencari celah agar penumpang tetap bisa pulang ke kampung halaman.
Latar inilah yang membuat comeback Rian kini dinilai punya makna lebih luas. Ia kembali bukan hanya sebagai nama besar di internal perusahaan, tetapi juga sebagai figur yang pernah terlibat langsung dalam fase pembukaan trayek hingga menghadapi masa krisis.
Di sisi lain, sinyal peluncuran armada baru mempertegas bahwa PO Haryanto sedang menyiapkan langkah lanjutan, bukan sekadar mengisi kembali posisi manajemen. Fokus publik kini tertuju pada seperti apa wujud “tronton suites combi” yang dijanjikan Haryanto dan bagaimana peran Rian dalam mengawal kejutan tersebut.
