Hyundai sedang mencatat kombinasi yang jarang terjadi di pasar Amerika Serikat. Di tengah rekor penjualan Juni dan paruh pertama tahun ini, Ioniq 5 justru menjual lebih baik sekarang dibanding saat insentif pajak EV federal senilai $7,500 masih berlaku.
Dalam enam bulan pertama 2026, Hyundai membukukan 450.568 kendaraan di AS, naik 3 persen dari 439.280 unit pada periode yang sama tahun lalu. Kuartal kedua menjadi penggerak utama dengan 245.180 unit, naik 4 persen, sementara Juni tumbuh 11 persen menjadi 77.555 unit.
Ioniq 5 tetap jadi tulang punggung listrik Hyundai
Dari seluruh mobil Hyundai yang terjual di pasar lokal tahun ini, 33 persen masuk kategori elektrifikasi. Di kelompok itu, Ioniq 5 masih menjadi model listrik murni terpenting karena penjualannya mencapai 20.730 unit pada paruh pertama 2026.
Angka itu naik 9 persen dibanding tahun lalu, meski kredit pajak EV federal sudah dihentikan pada September. Pada kuartal kedua, Ioniq 5 juga naik 4 persen menjadi 10.940 unit, menunjukkan permintaan yang tetap kuat tanpa dorongan insentif lama.
Lonjakan lama membuat perbandingan Juni terlihat lebih keras
Pada Juni, penjualan Ioniq 5 memang turun 26 persen dibanding bulan yang sama tahun lalu. Namun perbandingan itu sangat dipengaruhi lonjakan besar pada 2025, saat banyak pembeli mengejar kredit $7,500 sebelum insentif itu hilang.
Dengan kata lain, penurunan Juni lebih mencerminkan normalisasi pasar daripada pelemahan tajam pada model tersebut. Ini membuat performa year-to-date Ioniq 5 tampak lebih penting daripada satu bulan yang bergerak turun.
Elektrifikasi Hyundai makin luas, bukan hanya satu model
Kinerja kuat Hyundai juga ditopang oleh deretan hybrid yang mencetak rekor. Santa Fe HEV naik 12 persen, Sonata HEV melonjak 246 persen, dan Tucson HEV bertambah 14 persen, sementara Elantra HEV tetap solid sepanjang kuartal kedua.
Pola itu penting karena menunjukkan pertumbuhan Hyundai tidak bergantung pada satu nama besar. Perusahaan justru mendapat dorongan dari banyak model elektrifikasi yang bergerak serempak.
Ioniq 9 naik, Ioniq 6 justru merosot tajam
Di sisi lain, Ioniq 9 juga tampil kuat meski perbandingan tahunannya tidak sepenuhnya sebanding. Model itu mulai dijual pada musim semi 2025, tetapi tetap membukukan 4.858 unit sejauh ini dan 857 unit pada Juni, naik 21 persen dari 711 unit pada Juni 2025.
Kontras terbesar datang dari Ioniq 6. Seluruh varian model itu sudah dihentikan di AS, kecuali Ioniq 6 N berperforma tinggi, dan hasilnya langsung terlihat pada angka penjualan.
Sepanjang tahun, penjualan Ioniq 6 turun 80 persen menjadi 1.241 unit. Pada Juni, hanya 38 unit yang keluar dari dealer, jauh di bawah model listrik Hyundai lainnya.
SUV masih mendominasi volume Hyundai
Di lini non-listrik, Tucson kembali menjadi penopang utama Hyundai dengan 19.581 unit pada Juni, naik 20 persen dari tahun lalu. Sonata naik 36 persen, Venue naik 20 persen, Palisade naik 23 persen, dan Elantra tumbuh 22 persen.
Namun tidak semua model bergerak naik. Kona turun 15 persen pada Juni, sedangkan Santa Cruz anjlok 14 persen, menandakan pasar Hyundai masih bergerak sangat beragam di tiap segmen.
Hasil ini membuat Ioniq 5 menempati posisi yang menarik dalam portofolio Hyundai saat ini. Model itu bukan hanya bertahan tanpa kredit pajak EV federal, tetapi justru mencatat penjualan yang lebih kuat dibanding masa ketika insentif $7,500 masih menjadi daya tarik utama.
