Sunroof HR-V Tak Lagi Bisa Dibuka, Ini Bedanya Generasi Lama dan Baru di Pasar SUV Kompak

Fitur atap kaca di Honda HR-V masih jadi salah satu alasan utama SUV kompak ini diburu di pasar Indonesia. Namun, karakter sunroof pada HR-V ternyata berbeda cukup jauh antara model lama dan generasi terbaru.

Perbedaan itu membuat calon pembeli perlu lebih teliti, terutama saat membandingkan unit baru dan bekas. Di satu sisi ada sunroof elektrik yang bisa dibuka, sementara di sisi lain ada panoramic glass roof statis yang mengutamakan tampilan kabin.

Dua karakter atap kaca yang berbeda

Honda membekali HR-V generasi lama, khususnya varian tertinggi Prestige, dengan panoramic sunroof elektrik. Fitur ini bisa dibuka-tutup otomatis untuk memasukkan udara segar ke kabin.

Pada generasi terbaru, Honda mengubah pendekatan itu menjadi panoramic glass roof. Atap kaca ini tidak bisa dibuka, tetapi memberi cahaya alami dan membuat kabin terasa lebih lapang, lengkap dengan sunshade manual.

Varian yang membawa fitur atap kaca

Di pasar bekas, HR-V 1.8 Prestige keluaran 2015–2018 dipasarkan di kisaran Rp215.000.000 hingga Rp250.000.000. Sementara HR-V 1.8 Prestige tahun 2019–2021 berada di rentang Rp275.000.000 hingga Rp320.000.000, tergantung kondisi fisik dan riwayat pemakaian.

Untuk unit baru OTR Jakarta 2026, Honda HR-V 1.5L SE CVT dibanderol Rp420.000.000–Rp433.500.000. Varian HR-V 1.5L RS berada di kisaran Rp510.000.000–Rp529.900.000, sedangkan HR-V RS e:HEV dipasarkan Rp535.000.000.

Mesin ikut berubah, bukan hanya atapnya

Evolusi HR-V juga terlihat dari sektor mesin. Model lama memakai mesin 1.8L i-VTEC dengan tenaga sekitar 139 PS dan torsi 169 Nm, sedangkan generasi terbaru hadir dengan dua opsi mesin 1.5L.

Varian standar generasi baru menghasilkan tenaga sekitar 121 PS dengan torsi 145 Nm. Pada varian tertinggi e:HEV, sistem hybrid memadukan mesin bensin dan motor listrik, dengan torsi instan hingga 253 Nm.

Kedua generasi sama-sama memakai transmisi otomatis CVT. Karakter ini membuat perpindahan tenaga tetap halus untuk penggunaan harian di jalan perkotaan.

Interior modern, tapi fokusnya berbeda

Masuk ke kabin, baik HR-V lama maupun baru sama-sama menawarkan AC digital dan layar hiburan sentuh. Perbedaan paling terasa ada pada generasi terbaru yang memakai meter cluster digital serta fitur Smart Key dan Push Start Button.

Pada model lama tipe tertentu, kesan mewah lebih banyak datang dari jok dan interior berlapis kulit. Sementara itu, model baru menonjol lewat tampilan kabin yang lebih futuristik dan rapi.

Keamanan generasi baru lebih lengkap

Paket keselamatan menjadi salah satu keunggulan utama HR-V generasi terbaru. Honda Sensing hadir sebagai teknologi keselamatan aktif, didampingi ABS+EBD+BA, VSA, HSA, dan airbag 2 hingga 6 titik.

Model lama tetap membawa fitur standar seperti ABS, VSA, HSA, dan airbag konvensional. Bedanya, tidak ada asisten berkendara aktif pintar seperti pada generasi terbaru.

Posisi HR-V saat bersaing di segmen SUV kompak

Di kelas ini, Hyundai Creta dinilai lebih fungsional karena masih mempertahankan panoramic sunroof elektrik yang bisa dibuka-tutup. Namun HR-V tetap unggul di mata sebagian konsumen berkat posisi berkendara yang lebih ergonomis dan suspensi yang terasa sporty.

Toyota Corolla Cross juga masuk daftar pembanding karena menawarkan kabin yang tenang dan paket kenyamanan yang matang. Dalam perbandingan visual, HR-V dianggap tampil lebih modern, sementara sunroof Corolla Cross cenderung lebih konvensional.

Hal penting sebelum membeli unit bekas

Pembeli HR-V bekas sebaiknya mengecek jalur karet sunroof dan motor elektrik pada varian 1.8 Prestige. Pemeriksaan ini penting untuk mencegah kebocoran saat hujan.

Jasa inspeksi pihak ketiga juga disarankan untuk memeriksa kondisi mesin, transmisi CVT, struktur sasis, serta riwayat banjir atau bekas tabrakan. Nomor rangka, nomor mesin, dan buku servis berkala di bengkel resmi juga perlu divalidasi sebelum transaksi.

Terkait