GIIAS 2026 Bisa Jadi Panggung Debut Mazda 6e, Sedan EV Mazda-Changan Siap Masuk Indonesia

Author: Qoo Media

Mazda Indonesia bersiap menambah amunisi elektrifikasi di pasar nasional dengan menghadirkan EV baru dalam waktu dekat. Salah satu model yang paling kuat disebut sebagai kandidat debut adalah Mazda 6e, sedan listrik yang sebelumnya sudah sempat terlihat menjalani pengujian di Tanah Air.

Peluang kemunculan model ini menguat setelah Mazda Indonesia menegaskan adanya jajaran kendaraan elektrifikasi baru yang dikembangkan bersama Changan. Ricky Thyo, CEO Mazda Indonesia (Eurokars Motor Indonesia), menyebut, “Kami punya deretan kendaraan elektrifikasi seperti PHEV dan EV terbaru yang merupakan pengembangan bersama Changan, itu benar.”

Mazda 6e jadi kandidat terkuat

Pernyataan tersebut membuat Mazda 6e dinilai sebagai model yang paling mungkin dibawa ke Indonesia. Sedan EV ini memang lahir dari kolaborasi Mazda dan Changan, dan di Thailand sudah dijual resmi dengan banderol 1,1 juta Bath atau sekitar Rp 500 jutaan.

Di pasar itu, Mazda 6e berdiri di atas platform Changan Automobile. Mobil ini memakai baterai LFP berkapasitas 78 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 560 km.

Punya basis Changan, tapi rasa Mazda tetap dijaga

Mazda 6e disebut menggunakan basis platform dari Changan SL03, namun tampil dengan pendekatan desain Jinbai-Ittai. Meski platform dasarnya berasal dari Changan, setelan performa dan karakter berkendaranya disesuaikan agar tetap sesuai dengan ciri khas Mazda.

Dari sisi pengisian daya, model ini juga menawarkan DC Charging yang diklaim mampu mengisi baterai dari 10 persen ke 80 persen hanya dalam 24 menit. Kombinasi jarak tempuh dan waktu pengisian ini menjadi salah satu daya tarik utama di segmen sedan listrik.

Fitur kabin dan teknologi modern

Mazda 6e juga membawa tampilan eksterior yang modern. Mobil ini disebut memiliki lampu utama Daytime Light yang terintegrasi, pintu seamless, serta Active Rear Spoiler yang dapat terbuka otomatis saat mobil berakselerasi.

Masuk ke kabin, seluruh jok, dashboard, dan door trim dibalut material kulit. Layanan hiburannya memakai layar 14,6 inci yang sudah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto.

Bekal keselamatan dan varian

Untuk menunjang kenyamanan berkendara, Mazda 6e turut dibekali kamera 360 derajat dan head up display. Ada pula paket i-Activesense yang berisi Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, Blind Spot Monitoring, dan Autonomous Emergency Braking.

Di beberapa negara, Mazda 6e tersedia dalam dua pilihan varian, yaitu Standard dan Long Range. Varian yang disebut memiliki penggerak All Wheel Drive itu juga ditemani opsi Range Extender Electric Vehicle atau REEV, yang menawarkan jarak tempuh lebih jauh.

Panggung potensial di GIIAS 2026

Mazda Indonesia belum merinci jadwal peluncuran secara detail, tetapi pernyataan yang disampaikan memberi sinyal bahwa kehadiran sedan EV ini tidak akan lama lagi. Karena itu, GIIAS 2026 disebut sebagai salah satu momen yang potensial untuk menjadi panggung debut Mazda 6e di Indonesia.

Jika skenario itu terwujud, Mazda 6e akan menjadi salah satu model elektrifikasi paling penting yang dibawa Mazda Indonesia ke pasar nasional. Kehadirannya juga akan memperlihatkan arah baru strategi merek asal Jepang tersebut dalam memperluas lini EV di Indonesia.

Source: otomotif.katadata.co.id
Terbaru