Penjualan ritel Daihatsu pada bulan Juni bergerak naik cukup tajam dan tetap ditopang oleh dua kekuatan utama: kendaraan niaga dan mobil keluarga. Astra Daihatsu Motor mencatat 12.725 unit retail sales, tumbuh 27 persen dibanding Juni tahun sebelumnya yang sebanyak 10.001 unit.
Lonjakan itu menegaskan bahwa permintaan terhadap produk Daihatsu masih terjaga di tengah pasar yang menuntut efisiensi biaya dan kepraktisan. Dari seluruh model yang dijual, Gran Max Series kembali tampil sebagai raja penjualan dan menyumbang porsi terbesar untuk merek ini.
Gran Max masih jadi penopang terbesar
Gran Max Series mencatat 6.694 unit pada Juni dan berkontribusi sekitar 53 persen dari total penjualan ritel Daihatsu. Angka itu menunjukkan peran sangat besar mobil niaga tersebut dalam menjaga momentum bisnis ADM.
Di dalam seri itu, Gran Max Pick Up menjadi model paling dominan dengan 4.338 unit. Gran Max Mini Bus menyusul dengan 2.356 unit, sehingga keluarga Gran Max tetap kuat di dua kebutuhan berbeda, yakni angkutan barang dan mobil serbaguna.
Pertumbuhan Gran Max juga sangat menonjol karena naik 57 persen dibanding Juni tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh tingginya permintaan kendaraan niaga di berbagai sektor usaha.
Segmen lain ikut bergerak positif
Selain Gran Max, Sigra juga tetap menjadi kontributor utama bagi Daihatsu. Kedua model ini dinilai cocok dengan kebutuhan konsumen Indonesia, mulai dari pelaku usaha hingga keluarga muda yang memperhatikan efisiensi biaya kepemilikan.
Di kelompok model lain, Luxio naik 52 persen dan All New Xenia tumbuh 7 persen. Untuk lini LCGC yang terdiri dari Ayla dan Sigra, penjualannya naik 4 persen, menunjukkan permintaan yang masih stabil di segmen kendaraan hemat.
Terios juga mencatat perkembangan positif dengan kenaikan sekitar 2 persen. Meski tidak sebesar Gran Max, SUV ini tetap memberi kontribusi penting dalam menjaga sebaran penjualan Daihatsu di berbagai segmen.
Kontribusi mobil penumpang tetap solid
Jika dilihat dari kendaraan penumpang, Sigra dan Ayla mencatat penjualan gabungan 3.794 unit. Porsi itu setara sekitar 30 persen dari total retail sales Daihatsu pada Juni.
Terios menjual 1.210 unit dan menyumbang sekitar 10 persen dari total penjualan. Sisa kontribusi datang dari model lain seperti All New Xenia, Rocky, Rocky Hybrid, Sirion, dan Luxio, yang bersama-sama berkontribusi sekitar 8 persen.
Kombinasi angka tersebut memperlihatkan bahwa basis penjualan Daihatsu tidak hanya bertumpu pada satu model. Namun, Gran Max tetap menjadi penggerak paling besar di tengah permintaan yang kuat dari sektor usaha.
Strategi layanan dan nilai pakai jadi kekuatan
Marketing Director & Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor, Rokky Irvayandi, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pelanggan yang terus memilih Daihatsu sebagai partner mobilitas. Ia juga menyebut perusahaan berkomitmen menghadirkan produk dan layanan yang semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
ADM menekankan kemudahan bagi pelanggan sejak proses pembelian, perawatan kendaraan, hingga penjualan kembali. Dukungan itu diperkuat oleh jaringan luas yang tersebar di seluruh Indonesia, sehingga akses pelanggan terhadap layanan tetap terjaga.
Selain itu, Daihatsu menilai efisiensi bahan bakar, biaya kepemilikan yang relatif terjangkau, durabilitas tinggi, dan nilai jual kembali yang kompetitif menjadi alasan utama konsumen tetap memilih produknya. Kombinasi faktor itu membuat Daihatsu masih relevan untuk kebutuhan kendaraan harian maupun operasional usaha.
Di tengah portofolio yang terus berkembang, Daihatsu juga mulai memperluas langkah ke elektrifikasi dengan Rocky Hybrid. Kehadiran model itu memberi sinyal bahwa ADM tidak hanya mengandalkan produk andalan lama, tetapi juga mulai menyiapkan arah baru untuk pasar Indonesia.
Source: carvaganza.com






