Debut Kelas Pro Langsung Sapu Dua Round, ASC Monster Drift Guncang IDS Bali 2026

Author: Qoo Media

Tim ASC Monster Drift langsung mencuri perhatian di Indonesian Driving Series (IDS) Bali 2026 setelah drifter muda mereka, Rofbell “Obell” Ardante Sahroni, menyapu gelar Juara 1 Kelas Pro pada Round 1 dan Round 2. Hasil itu sekaligus membuatnya membawa pulang predikat Champion of Bali dari seri yang berlangsung di Sirkuit Drag Bangli, Bali, pada 4-5 Juli 2026.

Pencapaian tersebut terasa menonjol karena Obell menjalani debut di kelas Pro pada kejuaraan nasional drift itu. Ia mampu mengungguli sekitar 20 drifter terbaik yang turun di seri pembuka IDS Bali 2026.

Debut yang langsung berbuah hasil

Obell tampil konsisten sejak kualifikasi hingga final. Ia mengandalkan Subaru BRZ bermesin Golen V8, sementara tim menyiapkan strategi balap secara matang untuk menghadapi karakter lintasan yang menuntut.

Kombinasi performa mobil dan kerja tim menjadi faktor penting dalam keberhasilan itu. Obell juga menegaskan bahwa hasil maksimal tersebut lahir dari kerja keras seluruh kru yang mempersiapkan mobil dan strategi balap dengan optimal.

Ia menyebut kemenangan di dua putaran sekaligus sebagai kebanggaan bagi dirinya dan tim. Dalam keterangannya pada Minggu (5/7/2026), Obell mengatakan hasil itu adalah buah dari kerja keras bersama.

Persaingan ketat di kelas Pro

Meski tampil dominan di Bali, Obell tidak ingin cepat puas. Ia menilai level persaingan di kelas Pro jauh lebih tinggi dan masih banyak aspek yang perlu dibenahi untuk menghadapi seri-seri berikutnya.

Obell menekankan bahwa ini baru langkah awalnya di kelas Pro. Ia juga menyebut evaluasi tetap diperlukan, baik untuk performa mobil maupun kemampuan dirinya sebagai pembalap.

Target tim kini adalah menjaga konsistensi di setiap seri. ASC Monster Drift ingin terus berkembang agar bisa bersaing di level tertinggi sepanjang musim ini.

Tantangan di Sirkuit Drag Bangli

Di balik hasil impresif itu, jalannya balapan tidak berlangsung mulus. Manager sekaligus Entrant ASC Monster Drift, Ronald, menyebut Sirkuit Drag Bangli menghadirkan tantangan besar bagi para peserta.

Ia menjelaskan lintasan tersebut memang relatif pendek, tetapi sangat teknikal dan memiliki grip tinggi. Karakter itu membuat mobil bekerja lebih keras dan menguras performa kendaraan.

Ronald mengungkapkan mobil Obell sempat mengalami patah as roda pada Round 2. Namun tim bergerak cepat melakukan perbaikan, sehingga Obell bisa kembali turun dan akhirnya meraih kemenangan di putaran itu.

Kecepatan tim dalam menangani masalah teknis menjadi faktor penentu. Tanpa perbaikan cepat tersebut, peluang untuk menuntaskan balapan di Round 2 bisa saja hilang.

Modal penting menuju seri berikutnya

Hasil di IDS Bali 2026 memberi modal positif bagi ASC Monster Drift untuk menghadapi putaran Kejuaraan Nasional Drift berikutnya. Tim kini fokus pada evaluasi teknis dan peningkatan performa mobil agar konsisten sepanjang musim.

Ronald mengatakan tim langsung mengalihkan perhatian ke Kejurnas berikutnya di Purwokerto. Dari Bali, ASC Monster Drift juga mengirim sinyal kuat sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam perebutan gelar juara nasional musim 2026.

Dengan dua kemenangan di Kelas Pro dan gelar Champion of Bali, nama Obell dan ASC Monster Drift kini masuk daftar sorotan utama. Performa impresif itu sekaligus menunjukkan bahwa debut di kelas tertinggi bisa langsung memberi dampak besar ketika persiapan, eksekusi, dan respons tim berjalan tepat.

Source: www.liputan6.com
Terbaru