TVS Motor Company Indonesia menandai pencapaian besar di pasar roda dua nasional setelah mengklaim telah memproduksi lebih dari 1 juta unit sepeda motor di Indonesia. Tonggak itu diraih pada Februari 2026, saat pabrik mereka di Karawang sudah beroperasi sejak 2007.
Angka tersebut menunjukkan bahwa TVS bukan sekadar bertahan di tengah persaingan ketat industri otomotif roda dua. Pencapaian itu juga memperlihatkan bagaimana fasilitas manufaktur di Indonesia dipakai untuk melayani kebutuhan domestik sekaligus pasar ekspor.
Produksi Didominasi Motor Roda Dua
Country Head of Sales TVSMCI Alvin Tan menjelaskan bahwa dari total produksi tersebut, porsi terbesar berasal dari sepeda motor roda dua. Selain itu, TVS juga memproduksi kendaraan komersial roda tiga untuk kebutuhan dalam negeri dan ekspor.
Alvin menegaskan bahwa produk dari pabrik tersebut sudah dikirim ke lebih dari 80 negara. TVSMCI menyebut capaian ini sebagai bukti bahwa basis produksi mereka di Indonesia tetap relevan dalam rantai pasok global TVS.
| Fakta Utama | Detail | Keterangan |
|---|---|---|
| Jumlah produksi | Lebih dari 1 juta unit | Diraih pada Februari 2026 |
| Lokasi pabrik | Karawang, Jawa Barat | Beroperasi sejak 2007 |
| Pasar ekspor | Lebih dari 80 negara | Selain untuk pasar domestik |
| Produk utama | Sepeda motor roda dua | Juga kendaraan komersial roda tiga |
Dukungan dari India Tetap Kuat
Menurut Alvin, pencapaian ini tidak lepas dari konsistensi dukungan TVS India terhadap pasar Indonesia. Ia menyebut Indonesia sebagai salah satu pasar sepeda motor terbesar di dunia, sehingga komitmen induk perusahaan menjadi faktor penting bagi keberlanjutan operasi TVS di Tanah Air.
“Jadi support dari TVS India itu sangat kuat. Itu membuat kita tetap bertahan, digempur sana sini, kita tetap ada di Indonesia,” ujar Alvin. Pernyataan itu sekaligus menegaskan posisi TVS sebagai merek yang masih aktif menjaga pijakan di pasar yang penuh persaingan.
Investasi dan Dampak Ekonomi
TVSMCI merupakan anak perusahaan TVS Motor Company India yang beroperasi di Indonesia sejak 2007 melalui fasilitas manufaktur di Karawang. Sejak memulai produksi, perusahaan ini telah merealisasikan investasi sebesar USD250 juta atau sekitar Rp4,12 triliun.
Selain investasi langsung, TVS juga mencatat dampak ekonomi yang lebih luas. Perusahaan menyerap ratusan tenaga kerja langsung dan memberi pengaruh ke sekitar 8.000 tenaga kerja tidak langsung melalui distributor, pemasok, kontraktor, penyedia jasa, dan asosiasinya.
Dengan posisi itu, pabrik TVS di Karawang kini menjadi salah satu basis produksi global perusahaan di luar India dan Inggris. Dari sana, TVS tidak hanya memasok kebutuhan dalam negeri, tetapi juga mengalirkan produksi ke jaringan pasar internasional yang tersebar luas.
Source: www.cnnindonesia.com






