Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, kini memakai Toyota Century SUV sebagai mobil dinas resmi. Pergeseran dari Toyota Century sedan ke SUV mewah ini menandai perubahan penting, meski tradisi memakai nama Century sebagai kendaraan kenegaraan tetap dipertahankan.
Warna hitam polos dan lampu strobo tersembunyi di balik grille depan membuat mobil ini tampil tegas namun tetap elegan. Dilansir Carscoops, dari luar ubahannya tidak banyak terlihat dibanding versi produksi, tetapi bagian kabin diperkirakan sudah disesuaikan untuk mendukung aktivitas kenegaraan.
Century Tetap Jadi Simbol Kenegaraan
Selama bertahun-tahun, mobil resmi Perdana Menteri Jepang identik dengan sedan premium. Kini, pilihan beralih ke SUV tanpa meninggalkan nama Century yang memang sudah melekat sebagai simbol kemewahan Jepang.
Toyota menyebut Century SUV sebagai moving office atau kantor berjalan. Konsep itu dirancang untuk memberi kenyamanan maksimal bagi penumpang belakang yang punya mobilitas tinggi, termasuk pejabat negara dan eksekutif perusahaan.
| Model | Fungsi/Karakter | Detail Utama |
|---|---|---|
| Toyota Century SUV | Mobil dinas baru PM Jepang | Warna hitam, strobo tersembunyi, disebut sebagai moving office |
| Toyota Century Sedan | Mobil dinas sebelumnya | Dipakai sebagai kendaraan resmi sejak 2020 |
Kabin Mewah untuk Perjalanan Kenegaraan
Model ultra-mewah ini dibekali mesin plug-in hybrid (PHEV) V6 3.5 liter, motor listrik, dan sistem penggerak empat roda E-Four Advanced. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga sekitar 406 hp sekaligus menjaga karakter berkendara yang halus dan senyap.
Di dalam kabin, Toyota menyematkan jok belakang model captain seat dengan fungsi pijat, sandaran kaki elektrik, pintu belakang yang dapat terbuka hingga sekitar 75 derajat, serta peredaman suara yang sangat baik. Fitur-fitur itu dirancang agar penumpang belakang tetap nyaman dalam perjalanan panjang maupun agenda sibuk.
Harga Tinggi dan Produksi Terbatas
Di pasar Jepang, Toyota Century SUV dibanderol mulai sekitar 27 juta yen atau setara Rp 2,9 miliar. Harga tersebut menempatkannya sebagai salah satu model Toyota termahal yang pernah dijual secara massal.
Produksinya juga dibuat sangat terbatas sehingga eksklusivitasnya tetap terjaga. Tak heran bila model ini kerap disebut sebagai alternatif Rolls-Royce Cullinan dengan pendekatan desain Jepang yang lebih elegan dan tidak terlalu mencolok.
Toyota Century sendiri telah menjadi ikon kemewahan Jepang sejak pertama kali diperkenalkan pada 1967. Berbeda dengan Lexus yang menyasar pasar global, Century diposisikan lebih eksklusif untuk pejabat tinggi, keluarga kekaisaran, dan para pemimpin perusahaan besar di Jepang.
Kehadiran Century SUV menunjukkan arah baru lini Century ke segmen yang lebih modern tanpa meninggalkan karakter utamanya. Bagi Perdana Menteri Jepang, mobil ini bukan sekadar SUV mewah, tetapi juga representasi resmi dari perubahan tradisi kendaraan kenegaraan yang tetap menjaga citra elegan.
