Changan Deepal SO5 BEV dan REEV yang dijual di Indonesia masih datang utuh dari Thailand. Langkah ini bersifat sementara sambil menunggu kesiapan pabrik perakitan milik Indomobil Group di Tanah Air.
Model ini menjadi perhatian karena posisinya berbeda dari dua model Changan lain yang sudah diklaim dirakit lokal. Di tahap awal, Changan memilih jalur impor untuk menjaga pasokan sambil menyesuaikan kapasitas produksi.
Alasan masih diimpor dari Thailand
Head of Marketing Changan Indonesia Ridjal Mulyadi mengatakan Thailand dipilih karena negara tersebut sudah lebih dulu memproduksi Deepal SO5. Ia juga menilai karakteristik jalan dan kondisi berkendara di Thailand tidak jauh berbeda dengan Indonesia.
“Jadi memang Thailand itu sudah produksi dan kondisi dan medan segala macamnya Thailand dengan Indonesia juga kan tidak terlalu jauh, jadi kita tidak mengalami adjustment yang terlalu banyak,” ujarnya kepada www.cnnindonesia.com di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (7/7).
Ridjal menambahkan, perusahaan tetap melakukan running test untuk memastikan ada atau tidaknya penyesuaian yang dibutuhkan agar mobil sesuai dengan pasar lokal. Changan ingin memastikan produk yang masuk benar-benar cocok dengan kebutuhan konsumen di Indonesia.
| Model | Asal Pasokan | Status Produksi |
|---|---|---|
| Deepal SO5 BEV | Thailand | CBU sementara |
| Deepal SO5 REEV | Thailand | CBU sementara |
| Lumin | Indonesia | CKD |
| SO7 | Indonesia | CKD |
Peluang dirakit lokal masih terbuka
Chief Executive Officer Changan Indonesia Setiawan Surya mengatakan pembahasan mengenai perakitan lokal Deepal SO5 belum dilakukan secara internal. Namun, opsi itu masih terbuka jika permintaan pasar sudah stabil.
“Belum ada pembahasan internal. Tapi tidak tertutup kemungkinan kalau nanti permintaannya sudah stabil. Karena pabrik itu kan memproduksi satu mobil itu diharapkan sustain. Kalau produksi sekian, antar sekian bisa bertahan,” kata Setiawan.
Deepal SO5 menjadi produk ketiga Changan yang dirilis di Indonesia setelah Lumin dan SO7. Mobil ini memiliki panjang 4.620 mm, lebar 1.900 mm, tinggi 1.600 mm, serta jarak sumbu roda 2.880 mm.
Untuk versi BEV, Deepal SO5 menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate berkapasitas 68,8 kWh dengan jarak tempuh hingga 470 km berdasarkan NEDC. Sementara versi REEV memakai baterai 27,28 kWh dan mesin bensin 1.500 cc sebagai generator untuk mengisi ulang daya baterai.
Source: www.cnnindonesia.com






