BAIC Indonesia resmi memperkenalkan BAIC T1 dan langsung membuka masa pre-book dengan estimasi harga di kisaran Rp300 jutaan. Kepastian harga resmi baru akan diumumkan pada GIIAS 2026, tetapi paket yang dibawa mobil ini sudah cukup untuk menarik perhatian pasar EV urban.
Model ini lahir dari strategi rebrand sub-brand premium Arcfox, lalu diposisikan sebagai compact SUV listrik yang menyasar kebutuhan mobilitas perkotaan. Oto.com mencatat, kombinasi harga awal yang relatif agresif dan fitur yang cukup lengkap membuat BAIC T1 punya modal kuat di segmen yang makin padat.
Dimensi Kompak, Kabin Tetap Lapang
BAIC T1 hadir dengan proporsi compact SUV yang disusun agar praktis dipakai di kota. Dimensinya mencakup panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.572 mm, dan wheelbase 2.770 mm yang tergolong panjang untuk kelasnya.
Di sektor kaki-kaki, mobil ini memakai suspensi depan MacPherson Strut dengan aluminum knuckles untuk menekan bobot unsprung. Bagian belakang mengandalkan Torsion Beam berbahan baja khusus, sementara roda menggunakan pelek 18 inci.
| Dimensi BAIC T1 | Data |
|---|---|
| Panjang | 4.337 mm |
| Lebar | 1.860 mm |
| Tinggi | 1.572 mm |
| Wheelbase | 2.770 mm |
| Roda | 18 inci |
Motor FWD dan Baterai CALB
BAIC T1 memakai penggerak roda depan atau Front-Wheel Drive. Motor listriknya menghasilkan tenaga maksimal 70 kW atau setara 107,2 hp, dengan torsi instan 176 Nm.
Asupan energi datang dari baterai 42,3 kWh garapan CALB. Dalam pengujian WLTC, jarak tempuhnya diklaim bisa lebih dari 350 kilometer dalam satu kali pengisian penuh.
Untuk pengisian cepat, baterai ini mendukung fast charging dari 30 persen ke 80 persen dalam 25 menit. Mobil ini juga dilengkapi fungsi V2V atau Vehicle-to-Vehicle serta V2L atau Vehicle-to-Load untuk suplai arus eksternal.
| Spesifikasi Utama | Data |
|---|---|
| Penggerak | FWD |
| Tenaga | 70 kW / 107,2 hp |
| Torsi | 176 Nm |
| Baterai | 42,3 kWh |
| Jarak tempuh | Lebih dari 350 km WLTC |
| Fast charging | 30% ke 80% dalam 25 menit |
Kabin Digital dengan Qualcomm 8155
Masuk ke interior, BAIC T1 mengandalkan head unit layar sentuh 15,6 inci sebagai pusat hiburan dan kendali. Sistem ini ditopang chip Qualcomm 8155, sementara panel meter digital 8 inci menyajikan informasi kendaraan di depan pengemudi.
Fitur kenyamanan lain yang dibawa meliputi ventilated seat untuk baris pertama dan panoramic sunroof. Pengemudi juga mendapat pengaturan setir, pengaturan pengereman, serta pilihan empat mode berkendara yang terdiri dari Eco, Sport, Normal, dan Personalized.
ADAS Level 2 Jadi Modal Utama
Di sisi keselamatan, BAIC T1 dibekali paket Advanced Driver Assistance System atau ADAS Level 2. Daftar fiturnya mencakup Automatic Emergency Braking, Forward Collision Warning, Pedestrian Collision Warning, On-off Adaptive Intelligent Cruise Control System, Integrated Cruise Assist, Traffic Jam Assist, dan Lane Departure Warning.
Paket ini membuat BAIC T1 tidak hanya mengandalkan harga pre-book yang ramah, tetapi juga fitur yang biasanya dicari di mobil listrik modern. Dengan kombinasi tersebut, BAIC Indonesia tampak menyiapkan T1 sebagai penantang yang serius di segmen EV kompak.
Source: www.oto.com






