Kolaborasi Alpine dan Lacoste melahirkan mobil konsep one-off yang sulit diabaikan. Bernama Beware of the Crocodile – Alpine Lacoste A290 Rallye, mobil listrik bergaya reli ini memadukan dunia motorsport dengan identitas fashion sporty khas buaya hijau Lacoste.
Proyek yang diperkenalkan di Paris pada akhir Juni 2026 ini bukan sekadar pajangan desain. Basisnya adalah Alpine A290 Rallye, versi khusus kompetisi dari hatchback listrik Alpine A290 yang memang dirancang untuk performa ekstrem di lintasan.
Detail Mobil yang Dibangun dari Basis Rally
Di atas fondasi itu, Alpine mempertahankan spesifikasi dasar yang sudah agresif. Tenaganya 220 hp, torsinya 300 Nm, dan platform yang digunakan tetap berorientasi reli berbasis kendaraan listrik.
| Bagian | Detail |
|---|---|
| Nama Konsep | Beware of the Crocodile – Alpine Lacoste A290 Rallye |
| Basis | Alpine A290 Rallye |
| Tenaga | 220 hp |
| Torsi | 300 Nm |
| Platform | Mobil listrik berorientasi reli |
Yang membuat proyek ini menonjol adalah pendekatannya yang sangat tematik. Desainer menyembunyikan tepat 290 logo buaya di seluruh bodi mobil, mengikuti nama A290, dan konsep ini disebut sebagai Crocodile Hunt.
Eksteriornya tampil serba putih untuk memberi ruang pada elemen buaya Lacoste agar lebih terlihat. Sementara itu, interiornya justru dibuat merah menyala sehingga menciptakan kontras yang tajam antara kesan elegan di luar dan agresif di dalam.
Interior yang Dibuat Seperti Karya Fashion
Bagian kabin dipenuhi detail yang memperkuat karakter kolaborasi ini. Ada patung buaya resin yang muncul dari area parcel shelf, lalu setir dan dashboard dilapisi kain rajut khusus dengan bordiran buaya merah dari workshop embroidery Potencier.
Kursinya memakai teknologi 3D-printed lattice structure yang biasa digunakan pada mobil balap modern untuk menekan bobot dan meningkatkan ergonomi. Motif reptil besar juga disematkan pada jok, membuat tema buaya terasa menyebar ke seluruh ruang kabin.
| Elemen Interior | Ciri Utama | Fungsi/efek |
|---|---|---|
| Patung buaya resin | Muncul dari parcel shelf | Menjadi pusat perhatian kabin |
| Setir dan dashboard | Kain rajut dengan bordiran buaya merah | Memberi sentuhan crafted premium |
| Jok | 3D-printed lattice structure | Ringan dan ergonomis |
Alpine dan Lacoste juga membawa proyek ini ke ranah gaya hidup lewat kampanye visual. Alpine F1 Team ikut hadir sebagai wajah motorsport modern, sementara promosi film pendek The Test melibatkan pembalap F1 Pierre Gasly dan aktor Prancis Pierre Niney.
Di luar mobil, kolaborasi ini juga menghasilkan capsule collection eksklusif. Isinya mencakup polo shirt co-branded Alpine x Lacoste, T-shirt streetwear edisi paddock, jaket ringan bergaya racing lifestyle, dan apparel teknis dengan desain minimalis motorsport.
Lebih dari Mobil Konsep
Alpine dan Lacoste tampaknya tidak sedang mengejar produksi massal dari proyek ini. Beware of the Crocodile diposisikan sebagai statement piece yang menunjukkan bagaimana otomotif dan fashion bisa membangun cerita baru di era elektrifikasi.
Di satu sisi, mobil ini tetap menghormati DNA rally melalui struktur ringan, karakter performa, dan basis EV yang lahir dari dunia kompetisi. Di sisi lain, ia membawa bahasa desain fashion yang jarang masuk begitu jauh ke dalam mobil performa.
Hasilnya adalah sebuah karya yang berada di antara mobil, fashion, dan seni. Bagi Alpine, Lacoste, dan Alpine F1 Team, kolaborasi ini menjadi cara untuk menunjukkan bahwa identitas merek bisa diperluas tanpa kehilangan akar yang membentuknya.







