Jaecoo tampaknya belum selesai bermain di pasar Indonesia. Di tengah sukses J5 EV, merek di bawah payung Chery itu justru menyiapkan hingga 10 model baru untuk GIIAS 2026, meski belum semua modelnya diungkap ke publik.
Yang paling menarik, nama J5 SHS kembali ikut disebut. Namun hingga kini, model tersebut belum masuk daftar yang dipastikan bakal tampil di GIIAS 2026, sehingga peluang kemunculannya masih menjadi tanda tanya.
J5 EV Masih Jadi Andalan Utama
Keberhasilan J5 EV di Indonesia memang cukup menonjol. Sepanjang tahun ini, model tersebut disebut tampil sangat bagus dalam penjualan dan bahkan sempat memimpin pasar mobil listrik hingga bulan Mei, unggul atas sejumlah rival seperti BYD, Geely, dan Chery.
Di segmennya, J5 EV harus berhadapan dengan lawan yang tidak ringan. Daftar pesaingnya mencakup M6, EX2, Sealion 7, hingga J6, yang sama-sama ikut meramaikan pasar kendaraan listrik pada semester pertama 2026.
| Model Jaecoo | Status di Indonesia | Keterangan Penting |
|---|---|---|
| J5 EV | Sudah dijual | Penjualannya paling kuat dan memimpin pasar mobil listrik hingga bulan Mei |
| J7 SHS | Sudah dijual | Menjadi salah satu tulang punggung di pasar PHEV |
| J8 SHS | Sudah dijual | Penjualannya masih berada di bawah J5 EV |
J5 SHS Belum Siap Dibawa
Meski J5 EV laris, Jaecoo belum terburu-buru membawa varian lain untuk model yang sama. Varian SHS sebenarnya pernah dibahas peluangnya untuk pasar Indonesia, tetapi pembicaraan lanjutan belum dilakukan karena fokus masih tertuju pada performa J5 EV.
Ridertua.com menyebut bahwa Jaecoo juga sudah menegaskan J5 SHS bukan bagian dari 10 model yang akan dipamerkan di GIIAS 2026. Artinya, jika varian hybrid itu benar-benar datang, waktunya belum akan dekat.
Versi Hybrid Mulai Disiapkan di China
Di China, J5 versi hybrid disebut mulai masuk tahap penyegaran. Dari spyshot yang beredar, ubahan tampilannya tidak terlihat terlalu jauh, namun ada tambahan LiDAR di atap mobil tepat di atas kaca depan.
Penyematan LiDAR itu mengisyaratkan adanya peningkatan fitur keselamatan. Meski begitu, model tersebut baru dijual di China dan belum tentu akan langsung dibawa ke Indonesia dalam waktu dekat.
Jaecoo tampaknya masih ingin menunggu momen yang paling tepat untuk menghadirkan J5 SHS. Langkah itu masuk akal jika melihat performa J5 EV yang masih menjadi motor utama penjualan, sementara J7 dan J8 SHS masih bergerak di bawah 500 unit per bulan.
Tidak Hanya Satu Model Baru
Rencana menampilkan 10 mobil di GIIAS 2026 juga memberi sinyal bahwa Jaecoo ingin memperkuat posisinya di pasar SUV. Dengan portofolio yang masih terbatas pada tiga model yang dijual di Indonesia, kemungkinan yang dibawa bisa saja berupa edisi spesial atau varian baru dari model yang sudah ada.
Sejauh ini, J5 EV tetap menjadi wajah terkuat Jaecoo di Indonesia, sedangkan J7 dan J8 SHS mengisi sisi PHEV. Jika J5 SHS benar hadir nanti, langkah itu kemungkinan akan sangat bergantung pada momentum pasar dan seberapa besar permintaan terhadap varian hybrid tersebut.
