PT Honda Prospect Motor resmi merilis Honda Super One di Indonesia pada Senin, 13 Juli 2026. Model listrik ini langsung menarik perhatian karena ukurannya paling kompak di jajaran yang dipasarkan HPM di Indonesia.
Yang membuatnya menonjol bukan hanya statusnya sebagai mobil listrik terbaru, tetapi juga posturnya yang berbeda dari Honda Brio RS generasi terakhir. Super One lebih pendek 221 mm dan lebih sempit 205 mm, namun justru lebih tinggi 60 mm serta memiliki wheelbase 125 mm lebih panjang.
Dimensi Honda Super One
| Dimensi | Honda Super One | Perbandingan dengan Brio RS |
|---|---|---|
| Panjang | 3.545 mm | Lebih pendek 221 mm |
| Lebar | 1.475 mm | Lebih ramping 205 mm |
| Tinggi | 1.545 mm | Lebih tinggi 60 mm |
| Wheelbase | 2.530 mm | Lebih panjang 125 mm |
Karakter bodinya yang imut itu datang dari basis yang dipakai, yakni Honda N-ONE e sebagai kei car. Karena basis tersebut, Super One membawa pendekatan desain yang kecil, tetapi tetap memberi ruang jarak sumbu roda yang lebih panjang dibanding Brio RS.
Basis Kei Car dan Motor Listrik
Spesifikasi penggeraknya disebut identik dengan Honda N-ONE e. Mobil ini memakai motor listrik bertenaga 64 dk, sehingga Honda Super One hadir sebagai model kompak yang menonjol lewat format dan proporsi bodi, bukan sekadar ukuran luar.
Peluncuran ini menambah pilihan mobil listrik Honda di Indonesia sekaligus memperlihatkan arah baru untuk model yang paling mungil di pasar lokal HPM. Kabarcirebon.pikiran-rakyat.com mencatat, kehadiran Super One juga membuat perhatian tertuju pada bagaimana Honda mengemas mobil listrik dengan basis kei car untuk konsumen Indonesia.
