Wuling Aira EV diposisikan sebagai penantang baru di segmen mobil listrik kompak, dan arah serangannya cukup jelas. Mobil ini akan meluncur resmi di gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan banderol yang disebut berada di bawah Rp 200 juta.
Di kelas harga seperti itu, Aira EV langsung masuk radar perbandingan dengan BYD Atto 1. Kedua model sama-sama menyasar konsumen yang mencari mobil listrik perkotaan dengan biaya masuk yang lebih terjangkau.
Desain kompak dengan kabin yang tetap terasa modern
Berdasarkan bocoran awal dari pabrikan, Wuling Aira EV membawa bahasa desain membulat dengan lampu depan dan belakang berbentuk lingkaran. Tampilan two-tone ikut membuatnya terlihat lebih modis di segmen city EV.
Dimensinya tercatat punya panjang 3.268 mm, lebar 1.550 mm, tinggi 1.575 mm, serta wheelbase 2.190 mm. Ukuran ini membuat Aira EV lebih panjang sekitar 300 mm dibanding Wuling Air ev.
| Model | Panjang | Lebar | Wheelbase |
|---|---|---|---|
| Wuling Aira EV | 3.268 mm | 1.550 mm | 2.190 mm |
| BYD Atto 1 | 3.925 mm | 1.720 mm | 2.500 mm |
Bagian interiornya dibuat minimalis dengan tema two-tone, termasuk opsi warna seperti Milk Tea atau Cokelat-Putih. Wuling juga menyematkan head unit layar sentuh floating 10,1 inci yang mendukung konektivitas smartphone untuk navigasi dan hiburan.
Performa, baterai, dan pengisian cepat
Dari sisi tenaga, Aira EV memakai motor listrik 30 kW atau setara 40 HP dengan kecepatan maksimum 100 km/jam. Tenaga itu disalurkan ke roda belakang atau rear-wheel drive, yang membantu traksi saat jalan menanjak.
Untuk jarak tempuh, ada dua pilihan baterai. Varian Standard Range memakai baterai 16,2 kWh dengan klaim jarak 205 kilometer, sedangkan Long Range memakai baterai 25,1 kWh dengan klaim jarak 301 kilometer berdasarkan standar CLTC.
| Varian | Kapasitas Baterai | Jarak Tempuh | Pengisian Cepat |
|---|---|---|---|
| Standard Range | 16,2 kWh | 205 km | DC Fast Charging 30%–80% sekitar 35 menit |
| Long Range | 25,1 kWh | 301 km | DC Fast Charging 30%–80% sekitar 35 menit |
Salah satu nilai jual utamanya adalah dukungan DC Fast Charging. Dengan fitur itu, baterai bisa diisi dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 35 menit.
BYD Atto 1 tetap jadi lawan yang tidak bisa diremehkan
Di sisi lain, BYD Atto 1 datang dengan platform e-Platform 3.0 yang dirancang untuk efisiensi, performa, dan kekokohan bodi. Mobil ini juga memakai Blade Battery berbasis lithium iron phosphate yang dikenal memiliki keamanan tinggi dan daya tahan panjang.
BYD Atto 1 mengandalkan motor listrik 55 kW atau 74 HP dengan torsi 135 Nm. Akselerasi 0-50 km/jam bisa ditempuh 4,9 detik, sedangkan kecepatan maksimumnya mencapai 130 km/jam.
| Model | Daya Motor | Torsi | Kecepatan Maksimum |
|---|---|---|---|
| Wuling Aira EV | 30 kW / 40 HP | – | 100 km/jam |
| BYD Atto 1 | 55 kW / 74 HP | 135 Nm | 130 km/jam |
Untuk baterai, BYD menawarkan dua opsi. Varian Dynamic membawa baterai 30,08 kWh dengan jarak hingga 300 kilometer dan dukungan DC Fast Charging hingga 30 kW, sedangkan varian Premium memakai baterai 38,88 kWh dengan jarak hingga 380 kilometer dan dukungan pengisian cepat hingga 40 kW.
Melalui sistem pengisian cepat DC, baterai BYD Atto 1 dapat terisi dari 0 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit. Angka itu membuatnya tetap unggul di sisi pengisian daya dibanding banyak mobil listrik kompak lain di kelasnya.
Kabin BYD Atto 1 juga dibekali fitur yang lebih lengkap
Interior BYD Atto 1 menggunakan material soft touch dan jok vegan leather pada spesifikasi globalnya. Pengemudi mendapat layar sentuh 10,1 inci dengan Apple CarPlay dan Android Auto, serta panel instrumen digital 7 inci dengan TPMS.
Fitur Vehicle-to-Load atau V2L juga tersedia dengan daya hingga 2,2 kW. Fungsi ini memungkinkan mobil dipakai sebagai sumber listrik untuk perangkat elektronik di luar ruangan.
Soal keselamatan, BYD Atto 1 membawa ABS, ESC, TCS, Cruise Control, EPB, Hill-start Assist, Auto Hold, kamera mundur, dan tiga sensor parkir. Proteksi airbag juga berbeda di tiap varian, yakni empat airbag pada Dynamic dan enam airbag pada Premium.
Dengan harga yang disebut berada di bawah Rp 200 juta, Wuling Aira EV berpotensi menjadi lawan yang paling dekat bagi BYD Atto 1 di segmen mobil listrik perkotaan. Liputan6.com mencatat, kombinasi harga agresif, desain ringkas, dan dukungan pengisian cepat bisa menjadi modal utama Aira EV saat masuk pasar.
Source: www.liputan6.com






