Pasar mobil listrik Indonesia kembali bergerak kencang pada Juni 2026. Data wholesales dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat distribusi Battery Electric Vehicle (BEV) menembus 12.653 unit, naik tajam dari 9.290 unit pada bulan sebelumnya.
Di tengah pertumbuhan itu, JAECOO J5 tetap menjadi model paling laris dan meninggalkan para pesaingnya dengan jarak yang cukup jauh. Sementara itu, nama-nama seperti BYD, Geely, Wuling, Denza, MG, dan VinFast juga ikut berebut tempat di papan atas.
Pasar BEV Menyalip Kategori Elektrifikasi Lain
Lonjakan distribusi mobil listrik pada Juni 2026 membuat BEV berada di posisi teratas di antara kendaraan elektrifikasi. Angkanya jauh melampaui mobil hybrid yang tercatat 8.215 unit, serta plug-in hybrid atau PHEV yang berada di level 2.402 unit.
Secara akumulatif, penjualan mobil listrik sepanjang semester pertama 2026 mencapai 69.739 unit. Angka itu setara dengan 16 persen dari total pasar otomotif nasional.
JAECOO J5 Tetap Jadi Pemimpin
JAECOO J5 sukses mempertahankan posisi pertama dengan distribusi 3.041 unit. Model SUV listrik ini kembali membuktikan daya tariknya di tengah kompetisi yang semakin padat.
Di belakangnya, BYD Atto 1 menempel dengan 2.249 unit, sedangkan Geely EX2 menempati posisi ketiga dengan 1.618 unit. Persaingan tiga besar menunjukkan pasar BEV kian terbuka untuk banyak merek, meski JAECOO J5 masih unggul cukup nyaman.
Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Juni 2026
| Posisi | Model | Distribusi | Catatan |
|---|---|---|---|
| 1 | JAECOO J5 | 3.041 unit | Pemimpin pasar |
| 2 | BYD Atto 1 | 2.249 unit | Menempel ketat di belakang JAECOO J5 |
| 3 | Geely EX2 | 1.618 unit | Masuk tiga besar |
| 4 | BYD M6 | 827 unit | Melengkapi empat besar |
| 5 | Wuling Eksion EV | 539 unit | Masuk lima besar |
| 6 | Denza D9 | 464 unit | Posisi keenam |
| 7 | MG S5 EV | 449 unit | Posisi ketujuh |
| 8 | Geely EX5 | 348 unit | Posisi kedelapan |
| 9 | VinFast VF3 | 262 unit | Masuk 10 besar |
| 10 | VinFast VF5 | 225 unit | Menutup daftar 10 besar |
BYD menjadi salah satu merek yang paling konsisten mencuri perhatian karena memiliki portofolio produk yang luas. Di pasar ini, nama BYD tidak hanya hadir lewat Atto 1, tetapi juga M6, Dolphin, Seal, dan lini lainnya yang ikut menopang posisi kolektif merek tersebut.
VinFast Ikut Bersaing di Papan Tengah
Di bagian bawah daftar 10 besar, VinFast menunjukkan perlawanan lewat dua model sekaligus. VF3 mencatat 262 unit, lalu VF5 membuntuti dengan 225 unit.
Hasil itu menandakan persaingan antarmerek masih rapat, terutama di tengah masuknya pemain baru dan perluasan strategi produk dari pabrikan yang sudah lebih dulu hadir. Jambi-independent.co.id mencatat, dinamika ini berpotensi berubah lagi pada paruh kedua 2026.
Paruh Kedua 2026 Diprediksi Lebih Panas
Memasuki paruh kedua tahun ini, sejumlah pabrikan disebut sudah menyiapkan model baru untuk memperluas pasar. Langkah itu diperkirakan membuat persaingan semakin ketat, sekaligus memberi lebih banyak pilihan bagi konsumen Indonesia.
Meski JAECOO J5 masih memegang posisi puncak, peta penjualan bisa bergerak cepat bila strategi harga dan inovasi dari para merek lain mulai saling salip. Untuk saat ini, Juni 2026 menjadi bulan yang menegaskan bahwa pasar mobil listrik Indonesia sedang tumbuh kuat dan penuh kejutan.







