iCar V25 datang membawa posisi yang unik di keluarga iCar. Model ini berada di atas V23 yang kompak, tetapi masih di bawah V27 yang jauh lebih besar, sambil menawarkan teknologi REEV yang membuatnya terasa lebih relevan untuk penggunaan harian.
Bagi pembeli yang merasa V23 terlalu kecil namun belum membutuhkan dimensi sebesar V27, V25 menawarkan titik tengah yang menarik. www.oto.com mencatat, SUV ini juga membawa pendekatan yang berbeda karena mesin bensinnya berfungsi sebagai generator untuk mengisi baterai, bukan langsung menggerakkan roda.
Mengisi Ruang di Antara V23 dan V27
Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT) mencatat iCar V25 memiliki panjang 4.636 mm dengan wheelbase 2.820 mm. Angka ini membuatnya jelas lebih lapang daripada V23, tetapi belum semasif V27.
| Model | Panjang | Lebar | Wheelbase |
| iCar V23 | 4.220 mm | 1.915 mm | 2.735 mm |
| iCar V25 | 4.636 mm | 1.920 mm | 2.820 mm |
| iCar V27 | 5.055 mm | 1.976 mm | 2.910 mm |
Secara proporsi, V25 memang dirancang untuk memberi akomodasi ekstra tanpa melompat ke ukuran ekstrem. Itulah yang membuatnya berpotensi lebih cocok untuk konsumen yang menginginkan SUV berkarakter tangguh namun tetap rasional.
Desain Boxy, Tapi Detailnya Dibuat Lebih Premium
Secara tampilan, iCar V25 tetap mempertahankan bahasa desain boxy yang mirip V23. Namun, beberapa elemen dibuat lebih tegas agar kesan premium dan kekarnya lebih kuat.
Bagian depan memakai DRL terintegrasi berbentuk setengah lingkaran, berbeda dari V23 yang menggunakan dua garis horizontal. Area grille juga dibuat lebih terbuka dengan pola rectangular mesh, sementara bumper depan tampil lebih tebal.
Perubahan lain terlihat di buritan. Dudukan pelat nomor pada V25 dipindahkan ke bawah, tepat di area lekukan bemper tengah, sedangkan pilar D mendapat insert trim dan sedikit indentasi khusus.
REEV dengan Baterai Besar dan Jarak Tempuh Listrik Panjang
Di balik bodinya, iCar V25 mengandalkan mesin 1.5 liter turbocharger dengan tenaga 156 PS atau 154 hp dan 115 kW. Mesin ini tidak menggerakkan roda, melainkan bertugas sebagai generator untuk mengisi baterai 33,68 kWh.
Dengan konfigurasi itu, V25 menawarkan electric-only range 145 km hingga 150 km berdasarkan standar WLTC. Walau detail motor listrik utamanya belum diumbar, mobil ini diklaim mampu melaju hingga 180 km/jam.
Skema REEV ini menjadi salah satu pembeda terpenting V25. Konsepnya memberi fleksibilitas penggunaan listrik murni untuk jarak pendek hingga menengah, sambil tetap memiliki cadangan tenaga dari mesin bensin saat dibutuhkan.
Siap Bekerja Lebih Serius di Luar Aspal
iCar V25 juga disiapkan sebagai SUV yang tidak hanya mengandalkan gaya. Konsumen bisa memilih towing package dengan kemampuan menderek hingga 1.800 kg, meski opsi ini mengorbankan kemampuan off-road tertentu.
Dalam konfigurasi towing, sudut keluar turun dari 24 derajat menjadi 15 derajat. Sementara itu, sudut datang tetap berada di angka 28 derajat, sehingga karakter dasarnya masih terjaga.
Untuk kaki-kaki, SUV ini menawarkan pelek besar mulai dari 19 inci hingga 21 inci. Di sisi keselamatan, iCar juga menyediakan opsi LiDAR di atap kendaraan dan chip Horizon Journey 6 dengan kemampuan pemrosesan hingga 560 TOPS untuk mendukung sistem ADAS.
Dengan kombinasi dimensi yang lebih besar dari V23, desain yang tetap khas, serta teknologi REEV yang memberi jarak jelajah listrik cukup panjang, iCar V25 tampil sebagai model yang mengisi celah penting di lini iCar. Detail finalnya masih menunggu penyebaran lebih luas, tetapi arahnya sudah jelas: lebih besar, lebih fleksibel, dan lebih siap dipakai untuk kebutuhan yang lebih beragam.
Source: www.oto.com






