Rossi Bangga Bukan Cuma Soal Gelar, Tapi Karena MotoGP Makin Dicintai Banyak Orang

Author: Qoo Media

Valentino Rossi menilai pencapaian paling membanggakan dalam kariernya bukan hanya deretan gelar juara dunia. Bagi legenda asal Italia itu, hal yang paling berkesan adalah berhasil membuat lebih banyak orang jatuh cinta pada balap motor dan mengikuti MotoGP.

Dalam acara Moto d’Italia – Culture Beyond the Track, Rossi menyebut dampak popularitas yang ia bawa ke MotoGP sebagai warisan paling penting dari perjalanan panjangnya. Melansir GPOne, ia menegaskan bahwa kepuasan terbesar datang saat melihat balapan motor semakin dekat dengan publik luas.

Bangga karena balap motor jadi milik banyak orang

Rossi mengatakan, apresiasi itu terasa dari perubahan besar di Italia selama masa aktifnya. Ia melihat minat terhadap balapan tumbuh dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, dan itu menjadi alasan mengapa ia merasa sangat bangga.

“Saya telah meraih banyak hasil bagus dalam karier saya, dan itu tentu penting, tetapi kepuasan terbesar saya adalah telah memperkenalkan begitu banyak orang pada balap motor, bahkan di luar olahraga ini,” kata Rossi melansir laman GPOne.

“Begitu banyak orang di Italia mulai mengikuti balapan selama karier saya, dari anak-anak kecil hingga nenek-nenek, itu jelas hal yang membuat saya paling bangga, hingga hari ini,” lanjutnya.

Rekor besar yang tetap tak menghapus rasa cinta pada motor

Meski sudah pensiun dari MotoGP sejak akhir musim 2021, Rossi tetap menjadi salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarah olahraga ini. Pebalap berjuluk The Doctor itu mengoleksi sembilan gelar juara dunia, terdiri dari satu gelar kelas 125 cc, satu gelar 250 cc, dan tujuh gelar di kelas utama 500 cc/MotoGP.

Selama kariernya, Rossi juga mencatat 115 kemenangan Grand Prix, 235 podium, dan 65 pole position. Catatan itu menempatkannya sebagai salah satu ikon terbesar dalam dunia balap motor.

Rossi mengaku masih merindukan MotoGP, meski tidak sepenuhnya. Saat ini ia balapan mobil dan mengaku menikmatinya, tetapi hubungannya dengan motor tetap berbeda.

“Tentu saja, saya sedikit merindukan balapan di MotoGP, tetapi tidak terlalu, karena saya sudah melakukannya selama saya mampu. Sekarang saya balapan mobil dan saya sangat menikmatinya. Tetapi gairah saya akan selalu pada sepeda motor dan MotoGP, karena itu cinta pertama saya dan hal terpenting dalam hidup saya untuk waktu yang lama,” sambungnya.

VR46 Riders Academy jadi warisan lain yang terus berjalan

Ikatan Rossi dengan dunia MotoGP juga berlanjut lewat VR46 Riders Academy, program pembinaan pebalap muda yang ia dirikan pada 2013. Program itu awalnya dibuat untuk membantu pebalap muda Italia menembus MotoGP.

Menurut Rossi, hasil akademi tersebut bahkan melampaui harapan. Sejumlah nama besar kini lahir dari jalur itu, termasuk Francesco Bagnaia yang menjadi juara dunia MotoGP, serta Marco Bezzecchi, Luca Marini, dan Franco Morbidelli yang sama-sama tampil di kelas utama.

“Akademi ini didirikan pada tahun 2013 dengan tujuan membantu pebalap muda Italia mencapai MotoGP, dan hasilnya sangat positif. Bahkan melebihi harapan kami, karena begitu banyak pebalap top saat ini berasal dari sana. Saya sangat bangga telah membantu mereka,” ujar Rossi.

Ia juga menilai kondisi MotoGP Italia kini sedang sangat kuat, baik dari sisi pabrikan maupun pebalap. Rossi menyebut Aprilia dan Ducati berada di puncak, sementara para pebalap Italia ikut memberi warna besar bagi kompetisi.

“Sangat memuaskan untuk menonton balapan sekarang, karena Italia berada di puncak baik dalam hal motor, dengan Aprilia dan Ducati, maupun pebalap. Kami melakukan pekerjaan yang hebat untuk bendera Italia,” tutupnya.

Terbaru