Skandal Ujian PNS Thailand, Hampir 6.000 Pegawai Bisa Diskors

Author: Qoo Media

Ribuan pegawai negeri sipil di Thailand kini berada dalam posisi genting setelah skandal kecurangan ujian promosi terungkap. Sebanyak 5.814 PNS disebut menghadapi kemungkinan penangguhan tugas saat penyelidikan terus berjalan.

Kasus ini menonjol karena menyangkut ujian wajib untuk pengangkatan atau promosi di pemerintahan. Dugaan suap dan manipulasi hasil ujian membuat skandal tersebut meluas jauh lebih besar daripada kasus korupsi biasa di lingkungan birokrasi.

Hasil Ujian yang Janggal Memicu Penyelidikan

Menurut pejabat Kementerian Dalam Negeri, Unsit Sampuntharat, polisi menemukan kejanggalan dalam hasil ujian para PNS itu. Channel News Asia melaporkan bahwa temuan itu memicu pemeriksaan lanjutan terhadap sekitar 800.000 lembar soal ujian.

Pemerintah menilai para pegawai yang terdampak bisa diskors sambil menunggu keputusan komite paling cepat Jumat. Unsit menyebut kerugian yang ditimbulkan sangat besar dan tidak adil bagi mereka yang memperoleh posisi secara jujur.

Fakta Utama Detail
Jumlah PNS terdampak 5.814 orang
Nilai suap yang diduga diterima pejabat Hingga 800.000 baht atau sekitar Rp 428 juta
Dokumen yang ditinjau Sekitar 800.000 lembar soal ujian
Tersangka yang ditangkap 3 orang, terdiri dari dua pria dan satu wanita

Tiga Tersangka Sudah Ditangkap

Sejauh ini, pihak berwenang telah menangkap tiga orang terkait kasus tersebut. Mereka diduga menghancurkan dan menyembunyikan dokumen resmi, sementara salah satu tersangka bahkan sempat melarikan diri ke Laos sebelum ditangkap.

Jika terbukti bersalah, para tersangka dapat dikenai denda dan hukuman penjara hingga lima tahun. Penyelidikan gabungan selama 17 hari oleh polisi dan lembaga antikorupsi juga menyita komputer serta dokumen pemeriksaan sebagai barang bukti.

PM Thailand Mengecam Penipuan

Perdana Menteri Anutin Charnvirakul mengecam keras praktik itu dan menyebutnya menjijikkan. Dalam pernyataannya pada Rabu, ia memperingatkan adanya “lingkaran setan” ketika pejabat menggunakan cara korup untuk meraih kekuasaan, lalu mendapat peluang lebih besar melakukan korupsi lagi.

Skandal ini menjadi sorotan karena dampaknya bisa menjangkau ribuan aparatur sekaligus, sesuatu yang jarang terjadi di Thailand. Di tengah proses penelusuran hasil ujian, status ribuan PNS itu masih menunggu keputusan akhir komite pemerintah.

Source: internasional.kompas.com
Terbaru