Daihatsu Melesat 27 Persen, Mobil di Bawah Rp300 Juta Kian Menggoda

Daihatsu mencatat pertumbuhan penjualan ritel yang melampaui kenaikan pasar otomotif nasional pada Semester I 2026. Penjualan merek ini mencapai 12.725 unit, atau naik 27 persen dibandingkan Juni 2025 yang berada di level 10.001 unit.

Lonjakan tersebut membawa pangsa pasar Daihatsu ke angka 17,1 persen. Capaian ini memperlihatkan kuatnya permintaan terhadap kendaraan fungsional dengan biaya kepemilikan yang lebih ekonomis di tengah persaingan industri otomotif.

Pasar otomotif Indonesia sendiri menutup Semester I 2026 dengan penjualan nasional 74.507 unit. Angka itu tumbuh sekitar 19,6 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, sebagaimana dilaporkan www.suara.com.

Pertumbuhan Daihatsu yang mencapai 27 persen berarti lebih tinggi daripada kenaikan pasar nasional. Kondisi ini membuat merek tersebut mampu memperbesar kontribusinya di pasar kendaraan domestik.

Gran Max Jadi Penopang Utama

Kontributor terbesar penjualan Daihatsu datang dari Gran Max Series dengan porsi 53 persen. Posisi tersebut menegaskan peran penting kendaraan niaga dalam menopang penjualan ritel Daihatsu.

Segmen Low Cost Green Car atau LCGC melalui Sigra dan Ayla berada di urutan kedua dengan kontribusi 30 persen. Terios menyusul dengan sumbangan 10 persen terhadap total penjualan ritel.

Model atau SegmenKontribusi PenjualanPeran
Gran Max Series53 persenKontributor terbesar
Sigra dan Ayla30 persenSegmen LCGC
Terios10 persenKontributor ketiga

Kombinasi kendaraan niaga, LCGC, dan SUV menjadi fondasi penjualan Daihatsu pada periode tersebut. Tiga kelompok produk itu menunjukkan bahwa kebutuhan konsumen tidak hanya berpusat pada satu jenis kendaraan.

Dominasi Gran Max Series memperkuat posisi Daihatsu pada kendaraan yang mengutamakan fungsi. Sementara itu, Sigra dan Ayla menjaga permintaan dari konsumen yang mencari pilihan mobil dengan harga dan biaya penggunaan yang lebih terjangkau.

Fokus pada Mobil Terjangkau dan Layanan Purnajual

Daihatsu menempatkan diri sebagai pemimpin di segmen mobil dengan harga di bawah Rp300 juta. Posisi ini dikaitkan dengan komitmen perusahaan menyediakan kendaraan efisien yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.

Marketing Director & Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor, Rokky Irvayandi, mengatakan peningkatan pangsa pasar merupakan bentuk kepercayaan pelanggan. Ia juga menekankan pentingnya kemudahan akses terhadap layanan penjualan dan purnajual.

“Kami bersyukur dapat menutup Semester I 2026 dengan peningkatan market share menjadi 17,1%. Capaian ini merupakan wujud kepercayaan pelanggan yang terus memilih Daihatsu sebagai solusi mobilitas mereka,” ujar Rokky Irvayandi pada Sabtu, 18 Juli 2026.

Menurut Rokky, Daihatsu akan terus menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Perusahaan juga menyatakan akan memperluas kemudahan layanan agar tetap memberi nilai bagi pelanggan.

Promo Turut Menggerakkan Minat Konsumen

Selain produk dan layanan, program MIDYEAR SURPRISE DEAL turut menjadi bagian dari strategi penjualan pada Mei hingga Juli 2026. Program itu memberi kesempatan kepada pembeli untuk memenangkan Daihatsu Ayla modifikasi spesial.

Konsumen dalam program tersebut juga memperoleh pilihan kemudahan melalui paket tukar tambah dan kredit khusus. Skema ini menambah opsi bagi calon pembeli yang mempertimbangkan pembelian kendaraan baru.

Kinerja Semester I 2026 menunjukkan kendaraan terjangkau dan fungsional masih memiliki tempat besar di kota-kota besar Indonesia. Jaringan layanan purnajual yang mudah dijangkau menjadi salah satu faktor yang terus dijaga Daihatsu untuk mempertahankan loyalitas pelanggan.

Source: www.suara.com
Terkait