Chery Freelander 8 mulai memperlihatkan arah kabin SUV premium yang sangat mengandalkan layar dan sistem digital. Sorotan terbesarnya adalah layar panorama 46,3 inci beresolusi 8K yang membentang di bagian depan kabin.
Konsep ini membuat dashboard Freelander 8 tampil jauh dari pendekatan SUV konvensional yang masih dipenuhi tombol fisik. Chery memilih tata letak minimalis, sementara banyak fungsi kendaraan dipusatkan ke antarmuka digital.
Di balik tampilan kabin tersebut, Chery melibatkan Jaguar Land Rover (JLR) dan Huawei dalam pengembangan Freelander 8. Kolaborasi ini menempatkan SUV tersebut sebagai model elektrifikasi yang dipersiapkan untuk pasar global.
Layar Besar Menjadi Pusat Pengalaman Kabin
Layar panorama 46,3 inci menjadi elemen paling dominan di hadapan pengemudi dan penumpang depan. Resolusi 8K yang dibawanya dirancang untuk memperkuat kesan modern sekaligus menghadirkan tampilan informasi digital yang lebih luas.
Selain panel panorama, tersedia layar sentuh utama 15,6 inci untuk mengatur berbagai fungsi kendaraan. Layar ini berperan sebagai pusat kendali navigasi, hiburan, serta pengaturan sistem kendaraan.
| Bagian | Detail | Fungsi Utama |
|---|---|---|
| Layar panorama | 46,3 inci, resolusi 8K | Menampilkan informasi digital di bagian depan kabin |
| Layar sentuh utama | 15,6 inci | Navigasi, hiburan, dan pengaturan sistem kendaraan |
| Pengisian nirkabel | Ganda | Mengisi daya smartphone di konsol tengah |
Penataan ini mengurangi keberadaan elemen fisik di dashboard secara signifikan. Pendekatan tersebut membuat kabin terlihat lebih bersih, namun juga menjadikan layar sebagai titik utama interaksi pengemudi dengan kendaraan.
Huawei Menopang Kokpit Pintar dan Sistem Bantuan Mengemudi
Huawei tidak hanya hadir melalui sistem kokpit pintar, tetapi juga menjadi pemasok teknologi bantuan berkendara untuk Freelander 8. Sistem kokpitnya ditujukan untuk mengintegrasikan layanan digital dengan respons lebih cepat, antarmuka intuitif, dan konektivitas yang lebih lengkap.
Untuk aspek keselamatan, SUV ini disebut akan memakai Advanced Driver Assistance System atau ADAS dari Huawei. Sistem tersebut dipadukan dengan sensor LiDAR untuk membantu kendaraan membaca kondisi jalan dan mengenali objek di sekitar.
Kombinasi ADAS dan LiDAR dirancang untuk mendukung pengemudi dalam beragam situasi berkendara. Namun, informasi yang tersedia belum merinci fitur bantuan mengemudi apa saja yang akan dibawa sistem tersebut.
Menurut banjarnegara.pikiran-rakyat.com, penggunaan teknologi Huawei menjadi salah satu pembeda utama pada rancangan Freelander 8. Fokusnya bukan semata menampilkan kabin mewah, melainkan membangun pengalaman kendaraan yang semakin terhubung secara digital.
Konsol Tengah Dibuat Lebih Lapang
Chery juga menata area konsol tengah agar terasa lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari. Bagian ini memiliki ruang penyimpanan yang luas serta dua titik pengisian daya nirkabel untuk smartphone.
Tuas transmisi elektronik ditempatkan pada kolom kemudi, bukan di area konsol tengah. Posisi tersebut membuka ruang lebih besar di antara pengemudi dan penumpang depan, sekaligus mendukung kesan kabin yang lega.
Dari sisi penggerak, Freelander 8 akan ditawarkan dalam dua pilihan teknologi elektrifikasi. Konsumen nantinya dapat memilih Battery Electric Vehicle (BEV) atau Extended Range Electric Vehicle (EREV) sesuai kebutuhan mobilitasnya.
| Pilihan Penggerak | Keterangan |
|---|---|
| BEV | Battery Electric Vehicle |
| EREV | Extended Range Electric Vehicle |
Belum ada rincian mengenai tenaga, kapasitas baterai, jarak tempuh, maupun jadwal peluncuran model ini. Meski demikian, bocoran interiornya sudah menunjukkan bahwa Chery Freelander 8 mengandalkan perpaduan desain premium, kabin minimalis, dan teknologi Huawei sebagai fondasi utamanya.







