Isuzu Astra Motor Indonesia mencatatkan produksi ke-300 ribu unit kendaraan di Isuzu Karawang Plant, Karawang, Jawa Barat. Pencapaian ini menandai peran fasilitas yang mulai beroperasi pada 2015 sebagai salah satu basis manufaktur kendaraan komersial Isuzu.
Di tengah produksi sejumlah model, Isuzu Traga menjadi kendaraan dengan volume produksi terbesar dari pabrik tersebut. Model ini diproduksi bersama Isuzu ELF dan Isuzu GIGA untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik serta ekspor.
Presiden IAMI Masayasu Hideshima menyebut angka 300 ribu unit sebagai tonggak penting bagi perjalanan Isuzu di Indonesia. Ia menilai pencapaian itu merupakan hasil kerja perusahaan bersama para mitra bisnis selama pabrik beroperasi.
“Pencapaian produksi 300.000 unit di Isuzu Karawang Plant merupakan tonggak penting dalam perjalanan Isuzu di Indonesia,” kata Hideshima di Karawang, Senin (20/7). Menurut dia, fasilitas tersebut telah berkembang menjadi pabrik berstandar global yang menjadi bagian dari jaringan produksi Isuzu dunia.
Produksi Lokal untuk Pasar Dalam Negeri dan Ekspor
Peran pabrik Karawang tidak terbatas pada pemenuhan kebutuhan kendaraan komersial di Indonesia. Sejak 2019, fasilitas ini juga menjadi basis ekspor kendaraan komersial ke berbagai negara.
Hingga saat ini, kendaraan produksi Karawang telah dikirim ke 25 negara. Tujuan ekspornya antara lain Jepang, Afrika Selatan, Filipina, dan Panama.
Data yang disampaikan Isuzu menunjukkan tiap model utama memiliki tingkat kandungan dalam negeri yang berbeda. Traga mencatat angka tertinggi dibandingkan ELF dan GIGA.
| Model | Tingkat Komponen Dalam Negeri | Keterangan Produksi |
|---|---|---|
| Isuzu Traga | 46,45 persen | Model dengan volume produksi terbesar |
| Isuzu ELF | 33,04 persen | Diproduksi di Karawang |
| Isuzu GIGA | 38,07 persen | Diproduksi di Karawang |
Tingkat komponen dalam negeri menjadi salah satu aspek yang disorot perusahaan dalam perkembangan pabrik tersebut. Isuzu menilai penggunaan komponen lokal ikut memberi dampak pada aktivitas industri otomotif nasional.
Dampak itu antara lain terkait penyerapan tenaga kerja dan keterlibatan vendor lokal dalam rantai pasok. Isuzu Karawang Plant saat ini mempekerjakan 884 karyawan, di luar keterlibatan para vendor lokal.
Juga Produksi Kendaraan UD Trucks
Selain kendaraan bermerek Isuzu, pabrik Karawang turut memproduksi produk UD Trucks untuk pasar dalam negeri. Model yang dibuat di fasilitas ini adalah UD Quester dan UD Kuzer.
Keberadaan beberapa model tersebut membuat pabrik Karawang memegang peran penting dalam pemenuhan berbagai kebutuhan kendaraan komersial. Produksinya mencakup kendaraan Isuzu untuk pasar domestik, ekspor, serta kendaraan UD Trucks bagi konsumen di dalam negeri.
Menurut laporan CNN Indonesia, ekspansi peran pabrik ini juga sejalan dengan upaya perusahaan memperbesar kontribusi ekspor dari Indonesia. Isuzu memandang fasilitas Karawang sebagai bagian dari jaringan manufaktur globalnya.
Hideshima mengatakan perusahaan akan terus meningkatkan kualitas produk dan memperkuat daya saing manufaktur nasional. Isuzu juga menargetkan kontribusi ekspor yang lebih besar melalui kendaraan komersial yang ditujukan menjadi mitra bisnis bagi pelanggan di Indonesia maupun pasar global.
Pencapaian 300 ribu unit tersebut memperlihatkan perjalanan pabrik Karawang sejak mulai beroperasi pada 2015. Dengan Traga sebagai penyumbang volume terbesar, fasilitas ini tetap menjadi tumpuan produksi Isuzu untuk kebutuhan pasar lokal dan pengiriman ke luar negeri.
Source: www.cnnindonesia.com






