ASIA EV Tech Summit 2025 Bahas Percepatan Revolusi Kendaraan Listrik Indonesia

Shopee Flash Sale

ASIA EV Tech Summit 2025 yang digelar di AYANA Mid Plaza, Jakarta pada 4 Juli 2025, menjadi panggung utama untuk membahas percepatan revolusi kendaraan listrik di Indonesia. Acara yang diselenggarakan oleh ESCOM Events dan e-Mobility World ini mengangkat tema "Accelerating Indonesia’s EV Revolution: Connecting Innovation, Technology & Opportunity," dengan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari industri kendaraan listrik (EV) dan pemerintah.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian summit yang telah diadakan sejak 2023 di beberapa negara Asia Tenggara dan Asia Timur, seperti Singapura, Thailand, dan Tiongkok. ASIA EV Tech 2025 menjadi forum strategis yang menghubungkan para pengambil keputusan, pelaku industri, inovator teknologi, dan pemerhati transformasi digital dalam ekosistem kendaraan listrik.

Partisipasi Beragam Pemangku Kepentingan

Dalam summit ini, hadirin disuguhi oleh sesi diskusi panel yang membahas topik-topik krusial terkait pengembangan EV di Indonesia. Pembicara dari berbagai bidang, termasuk perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, produsen mobil listrik global seperti VINFAST, mitra teknologi dan baterai seperti ABC Battery dan Gotion Indonesia, serta asosiasi industri dan bisnis seperti KADIN dan Forum Sinergi Inovasi Industri (FSII), turut memberikan perspektif yang mendalam.

Kurnia Lesandri, Director of EV Development Forum FSII, menekankan pentingnya forum ini sebagai ajang yang mengundang pelaku industri dan pemangku kepentingan untuk membicarakan strategi percepatan transformasi kendaraan listrik di tingkat ASEAN. “Ini merupakan salah satu forum besar di tingkat ASEAN yang harus terus digulirkan dan temanya diperbanyak,” jelasnya.

Menurut Aldo Rais, Deputy CEO Sales & Network VINFAST Indonesia, percepatan penggunaan kendaraan listrik di pasar domestik sudah menunjukkan tren positif signifikan sejak awal tahun 2025. "Pada Kuartal 1 tahun 2025 telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan ketimbang tahun sebelumnya," ungkapnya, menegaskan pentingnya dialog lintas sektor dalam mempercepat adopsi EV.

Fokus Diskusi Panel untuk Mengakselerasi EV

Summit menghadirkan empat sesi diskusi panel yang mengulas aspek fundamental dalam ekosistem EV:

  1. Global Collaborations in the EV Value Chain: Diskusi ini mengkaji peran Indonesia dalam rantai nilai EV global, termasuk peluang dan tantangan yang dihadapi. Dipandu oleh Yoga Adiwinarto (Director of Business Development KALISTA), panelis dari Chery Motor, Mitsubishi Motors, dan pemerintah Indonesia membagikan wawasan tentang kolaborasi internasional dan penguatan sektor industri lokal.

  2. Digital Transformation in Automotive Industry: Dibahas oleh Dr. Erwin Manalu (Group COO Nusantara Group) dengan panelis dari GWM Indonesia dan Allianz Partners, sesi ini mengeksplorasi peran transformasi digital dalam mendukung inovasi dan efisiensi bisnis otomotif listrik.

  3. Making Indonesia a Hub for Global EV Battery Materials, Supply Chain and Production: Dengan moderator Rizal Tandju (Deputy GM TVS Motor), panelis dari ABC Battery, Gotion Indonesia, dan Nickel Industries membahas upaya Indonesia menjadi pusat bahan baku baterai EV dan penguatan rantai pasok global.

  4. Accelerate Charging Infrastructure Investment: Bertujuan mempercepat investasi infrastruktur pengisian daya, sesi ini dipimpin Tito Loho (CEO Tender Indonesia). Panelis dari Electrum, Voltron Indonesia, dan KADIN menguraikan pentingnya pengembangan jaringan pengisian sebagai kunci penetrasi pasaran EV.

Dukungan dan Harapan untuk Masa Depan

Jumlah peserta summit yang mencapai lebih dari 300 eksekutif senior dari berbagai negara menunjukkan antusiasme dan komitmen kuat terhadap pengembangan kendaraan listrik. Forum ini tak hanya menjadi ajang bertukar informasi, tetapi juga menjadi indikator bahwa Indonesia tengah berada di garis depan revolusi mobilitas bersih di kawasan ASEAN.

ASIA EV Tech Summit 2025 mencerminkan sinergi antara pemerintah, industri, dan inovator teknologi untuk mendukung perjalanan Indonesia menuju masa depan kendaraan listrik yang lebih berkelanjutan. Dengan dorongan inovasi dan investasi yang tepat, Indonesia diharapkan mampu mempercepat transisi energi bersih dan mengambil posisi strategis dalam industri EV global.

Berita Terkait

Back to top button