Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, memberikan kejutan berupa hadiah dua unit sepeda motor listrik kepada Kepala SMP Negeri 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah, dan satpam sekolah, Ageng Wintoro. Hadiah ini sekaligus menjadi bentuk klarifikasi dan permintaan maaf atas isu pemecatan yang sebelumnya sempat menghebohkan publik. Meski ramai kabar mengenai pencopotan keduanya, Wali Kota menegaskan bahwa Roni dan Ageng tetap menjalankan tugasnya di sekolah karena belum ada Surat Keputusan resmi terkait mutasi atau pemecatan.
Isu viral ini berawal dari video perpisahan penuh haru antara Roni dengan ratusan siswa SMPN 1 Prabumulih yang menduga adanya pemecatan tak beralasan, terkait teguran Roni kepada anak Wali Kota yang membawa mobil pribadi ke lingkungan sekolah. Namun, Wali Kota Arlan secara tegas membantah kabar tersebut lewat akun resmi Instagramnya, @cak.arlan_official. Ia juga menegaskan bahwa teguran kepada Roni bukan karena hubungan dengan keluarganya, melainkan berkenaan dengan masalah internal sekolah, serta menegaskan bahwa mutasi yang sempat santer dibicarakan hanya sebatas teguran ringan tanpa SK resmi.
Kronologi Isu Pemecatan Kepala Sekolah dan Satpam
Permasalahan ini meluas ketika video perpisahan Roni beredar, menimbulkan simpati sekaligus spekulasi negatif publik, terutama berkaitan dengan tudingan adanya penyalahgunaan wewenang. Sementara itu, satpam Ageng yang juga dikabarkan diberhentikan sebenarnya baru lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan dipastikan akan tetap bertugas di SMPN 1 Prabumulih.
Kepala Dinas Pendidikan Prabumulih sempat menyatakan bahwa mutasi Kepala Sekolah dilakukan atas permintaan wali kota, menambah kontroversi dan spekulasi soal adanya campur tangan berlebihan dalam urusan sekolah. Namun, Wali Kota Arlan dengan jelas memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi dan mengajak masyarakat agar tidak terpancing isu yang belum jelas kebenarannya.
Hadiah Motor Listrik sebagai Tanda Apresiasi
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus permohonan maaf atas polemik ini, Wali Kota Arlan menghadiahkan dua unit sepeda motor listrik kepada Roni dan Ageng. Video yang beredar di akun Instagram @prabumulih.viral memperlihatkan motor listrik dengan desain yang dinilai modis dan fungsional, diduga tipe Exotic X665. Berdasarkan informasi dari situs resmi Exotic, motor listrik ini dibanderol dengan harga sekitar Rp3,5 juta per unit.
Motor listrik Exotic X665 memiliki tenaga motor sebesar 500 watt, cocok untuk medan datar dan tanjakan ringan, sehingga sangat mendukung mobilitas sehari-hari pengguna di lingkungan perkotaan seperti Prabumulih. Motor ini menggunakan baterai lithium yang menawarkan daya tahan lama dan efisiensi energi. Kerangkanya dirancang ringan tapi tetap kokoh dengan kemampuan menahan beban hingga 150 kilogram.
Dari sisi keselamatan, motor listrik ini dilengkapi dengan rem cakram ganda untuk pengereman optimal serta sistem kunci pengaman yang menjamin keamanan saat parkir atau saat tidak digunakan. Hadiah ini bukan sekadar simbolis melainkan juga memiliki nilai manfaat praktis untuk mendukung aktivitas Roni dan Ageng di keseharian mereka.
Kedua penerima hadiah menyambut baik motor listrik tersebut dan menyatakan bahwa permintaan maaf serta penghargaan dari Wali Kota menjadi motivasi baru untuk meningkatkan kinerja mereka di SMP Negeri 1 Prabumulih. Langkah Wali Kota Arlan ini diharapkan bisa meredam kegaduhan di tengah masyarakat dan membangun kepercayaan terhadap pelayanan publik di lingkungan pendidikan kota Prabumulih.
Informasi ini menegaskan bahwa meskipun muncul isu kontroversial, penyelesaian yang tepat dapat membalik keadaan menjadi lebih positif dan inspiratif, terutama dengan pemberian hadiah yang bernilai guna demi mendukung kesejahteraan pejabat sekolah dan staf keamanan di lingkungan pendidikan.
