Xiaomi SU7 Mendadak Jalan Sendiri, Pemilik Panik Kejar Sepanjang Jalan — Apa Penyebabnya?

Author: Qoo Media

Seorang pemilik mobil listrik Xiaomi SU7 di Shandong, Tiongkok, mendadak mengalami kejadian tak terduga ketika kendaraannya bergerak sendiri tanpa ada pengemudi di dalam. Rekaman CCTV memperlihatkan mobil menyala secara otomatis, lalu berjalan maju, yang membuat seorang wanita di sekitar lokasi berteriak kaget. Pemilik kemudian panik dan buru-buru mengejar mobil tersebut.

Menurut laporan dari Carnewschina pada 3 Oktober 2025, pemilik segera menghubungi layanan pelanggan Xiaomi. Awalnya, tim dukungan teknis menduga fitur remote start pada ponsel pemilik yang mengaktifkan mobil secara jarak jauh. Namun, pemilik membantah dugaan ini karena ponselnya tidak sedang digunakan saat kejadian berlangsung dan membagikan rekaman CCTV sebagai bukti bahwa mobil bergerak tanpa campur tangan manusia.

Fitur Remote Parking Assist yang Diduga Menjadi Penyebab

Data dari sistem kendaraan mengindikasikan bahwa sebuah perangkat Apple yang terhubung ke akun pemilik mengirim perintah untuk mengaktifkan fitur Remote Parking Assist (RPA). Fitur ini memungkinkan mobil melaju sendiri keluar atau masuk area parkir lewat aplikasi. Meski demikian, para pengamat industri menilai fitur RPA seharusnya dilengkapi sistem keamanan berlapis agar kendaraan tidak berjalan tanpa pengawasan pengemudi.

Keamanan mobil pintar saat ini menjadi sorotan publik. Kasus Xiaomi SU7 yang mendadak melaju sendiri ini memicu perdebatan luas terkait transparansi data operasional dari produsen mobil dan perlunya laporan investigasi yang lengkap. Sampai saat ini, Xiaomi belum merilis keterangan resmi mengenai hasil penyelidikan atas insiden tersebut.

Dampak dan Evaluasi terhadap Sistem Keamanan Mobil Listrik

Meski tidak menimbulkan korban maupun kerusakan, kejadian ini menjadi alarm bagi industri mobil listrik khususnya kendaraan pintar yang mengandalkan teknologi canggih. Para ahli menyarankan produsen kendaraan agar meningkatkan standar keamanan guna mencegah mobil bergerak tanpa kontrol. Pengujian fitur otomatis seperti remote start dan parkir harus diperketat dengan pengamanan ganda.

Berikut beberapa poin penting terkait insiden Xiaomi SU7:

  1. Mobil listrik tiba-tiba menyala dan berjalan sendiri saat diparkir tanpa pengemudi.
  2. Remote Parking Assist terindikasi sebagai fitur yang diaktifkan, dengan perintah dari perangkat terhubung pemilik.
  3. Pemilik membantah pengoperasian lewat ponsel saat kejadian berlangsung.
  4. Rekaman CCTV menjadi bukti bahwa mobil bergerak otomatis tanpa ada manusia di dalam.
  5. Xiaomi belum merilis laporan resmi penyelidikan insiden.
  6. Kasus memicu diskusi tentang perlunya proteksi sistem lebih kuat pada mobil listrik pintar.

Pengalaman ini menjadi pengingat bahwa inovasi teknologi pada kendaraan pintar harus diimbangi dengan aspek keselamatan yang optimal. Sebagai konsumen, penting untuk memahami fitur-fitur canggih serta potensi risiko yang mungkin timbul pada penggunaan mobil listrik berteknologi tinggi. Sementara itu, produsen mobil berperan penting untuk transparan dalam memberikan data operasional agar dapat membangun kepercayaan dan melindungi keamanan penggunanya.

Adanya insiden Xiaomi SU7 ini membuka ruang dialog lebih lanjut tentang standar regulasi dan pengujian mobil pintar, sekaligus mendorong pengembangan fitur keselamatan yang mampu mencegah kejadian tak diinginkan serupa terjadi di masa depan.

Source: www.beritasatu.com

Terbaru