Marc Marquez, meski sudah memastikan gelar juara dunia MotoGP 2025 di GP Jepang pada Sirkuit Motegi, tetap menargetkan hasil positif pada balapan GP Indonesia yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, 3-5 Oktober 2025. Pebalap asal Spanyol ini bertekad memutus mitos ‘kutukan’ yang selalu menghantui penampilannya di Mandalika. Sejauh ini, Mandalika belum pernah menjadi tempat Marquez meraih podium, bahkan beberapa musim terakhir selalu berakhir dengan hasil kurang memuaskan.
CEO Ducati Indonesia, Jimmy Budhijanto, optimis tren negatif tersebut bakal berakhir pada musim ini. Ia menilai Marquez memiliki mental juara yang sulit dikalahkan sehingga selalu haus kemenangan. "Marquez will always be Marquez, mentalnya adalah seorang pemenang. Tentunya dia tidak akan menyerah atau membiarkan tren tidak bisa menang di Mandalika terus berlanjut," ungkap Jimmy pada Jumat, 3 Oktober 2025 di Casa Ducati, Sirkuit Mandalika. Keyakinan tersebut didasari oleh fokus dan determinasi Marquez untuk meraih podium di pertandingan yang sangat berarti baginya.
Mengapa Marquez Diprediksi Naik Podium di Mandalika?
Dalam wawancara tersebut, Jimmy Budhijanto menyebutkan bahwa Marquez sangat termotivasi membuktikan kemampuan terbaiknya di Mandalika. Menurutnya, sang pebalap tidak hanya akan berusaha tampil maksimal di balapan utama, tetapi juga pada Sprint Race yang menjadi bagian dari ajang balapan MotoGP. "Saya rasa dia akan berakhir di podium. Saya yakin sekali dia datang ke sini untuk menang. Dia akan mencobanya," tambah pria yang memimpin Ducati Indonesia tersebut.
Mental juara yang dimiliki Marquez menjadi modal utama untuk menaklukkan sirkuit yang selama ini menjadi tantangan berarti. Hal ini sejalan dengan reputasi Marquez sebagai "the baby alien" yang kerap menunjukkan performa luar biasa ketika menghadapi tekanan tinggi.
Riwayat Kurang Menguntungkan Marquez di Mandalika
Fakta menunjukkan bahwa keikutsertaan Marquez di Sirkuit Mandalika selalu diwarnai kesialan. Pada debut Mandalika di kalender MotoGP pada 2022, Marquez mengalami kecelakaan saat sesi kualifikasi yang menyebabkan cedera cukup serius. Tahun berikutnya, 2023, nasibnya tidak berubah, ia kembali tergelincir dan gagal menyelesaikan balapan dengan hasil memuaskan.
Pada musim 2024, saat berseragam tim Gresini, Marquez kembali mengalami kendala teknis motor Desmosedici GP23 yang membuatnya tidak bisa finis. Kondisi ini semakin menambah catatan berat bagi Marquez di Mandalika dan mendorongnya untuk membalikkan keadaan pada musim ini.
Prediksi dan Harapan Ducati Indonesia
Jimmy Budhijanto melihat peluang besar Marquez bisa menunjukkan performa terbaiknya sekaligus mematahkan stigma negatif di Mandalika tahun ini. Ducati Indonesia yakin bahwa kombinasi mental juara Marquez dan kesiapan teknis motor Desmosedici bisa menjadi kunci keberhasilan di desa wisata yang dikenal punya lintasan menantang tersebut.
Berikut beberapa poin yang mendukung prediksi podium Marquez di Mandalika:
- Kondisi fisik dan mental Marquez yang pulih sepenuhnya pasca juara dunia.
- Pengalaman bertarung di berbagai sirkuit dan kemampuan adaptasi yang tinggi.
- Motivasi besar untuk menghapus catatan buruk dan mendapatkan hasil impresif di depan publik Indonesia.
Sirkuit Mandalika menjadi saksi perjuangan luar biasa para pebalap MotoGP, dan kehadiran Marquez dengan misi khusus tentu menambah daya tarik balapan tersebut. Dengan berbagai persiapan matang dan dukungan dari tim, peluang Marquez untuk naik podium pada Grand Prix Indonesia 2025 sangat terbuka lebar, baik di Sprint Race maupun Main Race.
Pentas balap MotoGP Indonesia yang digelar di Lombok ini bukan hanya soal kecepatan dan strategi, tapi juga momentum penting bagi Marquez untuk membuktikan bahwa mental juara dan kerja keras bisa mengubah nasib, bahkan di sirkuit yang selama ini dianggap "sial". Para penggemar MotoGP di tanah air tentu sangat menanti performa terbaik sang pebalap dan berharap Mandalika bisa menjadi babak baru yang lebih cerah dalam karier Marquez.
Source: www.medcom.id
