Moge Baru Polisi untuk Pengawalan VVIP: Spesifikasi Lengkap & Harga Terungkap!

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memperkuat armadanya dengan menghadirkan dua motor gede (moge) terbaru untuk tugas pengawalan tamu kenegaraan dan pejabat VVIP. Dua motor tersebut adalah Harley-Davidson Road Glide dan BMW R 1300 GS yang masing-masing dibanderol dengan harga mencapai Rp1 miliar per unit. Penggunaan moge bermesin besar di atas 1.000 cc ini bertujuan untuk memastikan performa optimal dan daya tahan saat pengawalan berlangsung.

Kedua motor ini tidak hanya mengandalkan kapasitas mesin besar, tetapi juga dilengkapi fitur-fitur mutakhir yang mendukung kebutuhan tugas pengawalan. Berikut penjabaran spesifikasi dan fitur lengkap dari Harley-Davidson Road Glide dan BMW R 1300 GS yang kini digunakan oleh Korlantas Polri.

Spesifikasi Harley-Davidson Road Glide

Harley-Davidson Road Glide memiliki dimensi panjang 2.410 mm, lebar 945 mm, dan tinggi sadel 720 mm. Motor ini dibekali mesin Milwaukee-Eight 117 berkapasitas 1.923 cc yang mampu menghasilkan tenaga hingga 107 daya kuda pada 5.020 rpm dan torsi maksimal 175 Nm pada 3.500 rpm. Untuk konsumsi bahan bakar, motor ini menghabiskan sekitar 6 liter setiap 100 km, tergolong efisien untuk kategori moge.

Dari sisi fitur, Road Glide menawarkan sistem hiburan Skyline OS lengkap dengan layar TFT berukuran 312 mm dan dua speaker 5,25 inci yang memberikan pengalaman multimedia cukup mumpuni. Dukungan Apple CarPlay juga memungkinkan pengguna terhubung dengan perangkat iPhone secara mudah. Sedangkan untuk aspek keselamatan, motor ini dilengkapi dengan fitur ABS, Electronic Linked Braking (ELB), Traction Control System (TCS), Drag Slip Control System (DSCS), Vehicle Hold Control, serta Tire Pressure Monitoring System (TPMS).

Spesifikasi BMW R 1300 GS

BMW R 1300 GS memiliki ukuran lebih ringkas dengan panjang 2.212 mm, lebar 1.000 mm, dan tinggi 1.406 mm, serta bobot penuh mencapai 237 kg. Moge ini mengandalkan mesin boxer dua silinder berkapasitas 1.300 cc generasi terbaru, yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 145 HP pada 7.750 rpm dan torsi puncak 149 Nm pada 6.500 rpm. Rasio kompresi mesin mencapai 13,3:1 dan konsumsi bahan bakarnya sangat irit di angka 4,8 liter per 100 km atau setara 20,8 km per liter. Kecepatan maksimum motor ini mencapai 200 km/jam.

Fitur unggulan BMW R 1300 GS termasuk empat mode berkendara yaitu Eco, Rain, Road, dan Enduro untuk kondisi jalan yang beragam. Selain itu, motor ini dilengkapi Hill Start Control, Dynamic Brake Control, Dynamic Cruise Control, dan Engine Drag Torque Control yang semakin memperkuat pengendalian dan keamanan pengendara di berbagai kondisi jalan. Teknologi suspensi canggih menjadi keunggulan lain dari moge ini, dengan sistem suspensi yang dapat berubah ketinggian sesuai kondisi – suspensi turun saat berhenti dan naik saat riding. Suspensi juga dapat diatur ulang terutama saat menggunakan mode Enduro, sehingga pengendara yang memiliki tinggi badan di bawah 170 cm tetap dapat mengendarai motor ini dengan nyaman.

Fitur Pendukung Tugas Pengawalan

Ipda Wahyu Martono, Master Trainer Korlantas Polri, mengatakan bahwa kedua moge sudah dilengkapi dengan sirine dan lampu strobo terbaru. Perlengkapan ini membantu petugas melakukan pengawalan dengan aman dan efektif. Menurutnya, motor-motor ini sangat mendukung tugas pengawalan karena memiliki kelincahan, tenaga yang memadai, dan konsumsi bahan bakar yang cukup efisien untuk operasional di lapangan.

Pengadaan Harley-Davidson Road Glide dan BMW R 1300 GS ini menunjukkan komitmen Korlantas Polri dalam meningkatkan kualitas alat pengamanan tamu negara dan pejabat VVIP. Selain performa mesin yang tangguh, fitur keselamatan dan kenyamanan juga menjadi aspek utama yang diperhatikan agar pengawalan berlangsung lancar dan aman.

Dengan spesifikasi dan teknologi mutakhir yang diusung, moge-moge ini bukan hanya simbol kemewahan, tetapi juga alat operasional profesional yang memenuhi tuntutan tugas pengawalan tingkat tinggi di Indonesia. Pembelian motor dengan harga sekitar Rp1 miliar per unit ini sejalan dengan kebutuhan performa dan keselamatan dalam menjalankan protokol pengawalan kenegaraan.

Source: www.medcom.id

Terkait