Wuling Darion Resmi Dirakit di Indonesia, TKDN Capai Lebih dari 40 Persen: Apa Keuntungannya?

Wuling Motors secara resmi merakit dan meluncurkan Wuling Darion di Indonesia. Produk ini tersedia dalam dua varian utama, yakni versi listrik murni (EV) dan plug-in hybrid (PHEV), yang sengaja dikembangkan khusus untuk pasar Tanah Air.

Wuling Darion merupakan sebuah MPV dengan kapasitas tujuh penumpang yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia. Produksi dilakukan di fasilitas SGMW Motor Indonesia yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat. Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang memperkenalkan model ini secara resmi.

Komitmen Tinggi pada Tingkat Komponen Dalam Negeri

Wuling Darion menunjukkan komitmen perusahaan terhadap industri otomotif nasional melalui penggunaan komponen lokal yang cukup tinggi. Marketing Operation Director Wuling Motors, Ricky Christian, mengungkapkan bahwa Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada model ini sudah mencapai lebih dari 40 persen. Pencapaian ini menandai keseriusan Wuling dalam jangka panjang untuk memperkuat basis produksi otomotif di Indonesia.

Peningkatan TKDN juga selaras dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong kemandirian industri otomotif nasional. Strategi perakitan lokal Wuling sebelumnya telah diterapkan sejak awal operasional mereka di Indonesia, sehingga Darion menjadi langkah lanjut yang sesuai konsep industri hijau dan berkelanjutan.

Spesifikasi Wuling Darion PHEV dan BEV

Wuling Darion PHEV menggunakan mesin bensin dengan kapasitas 1.500 cc yang dirancang khusus untuk sistem hybrid. Mesin ini didukung motor listrik bertenaga 150 kW. Berkat teknologi tersebut, mobil ini dapat melaju sejauh 125 kilometer menggunakan motor listrik saja berdasarkan pengujian standar China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC).

Jika menggabungkan mesin bensin dan baterai, jarak tempuh total Wuling Darion PHEV mampu menembus lebih dari 1.000 kilometer. Baterai mobil ini juga dilengkapi dengan teknologi pengisian cepat DC Charging CCS2. Pengisian dari 30 persen hingga 80 persen kapasitas baterai hanya memakan waktu sekitar 30 menit, sehingga lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari.

Sementara itu, varian listrik murni Darion BEV dipersenjatai motor listrik 150 kW dan baterai berkapasitas 69,2 kWh. Jarak tempuh yang dihasilkan mencapai 540 kilometer dalam sekali pengisian penuh menurut standar CLTC. Fasilitas fast charging juga tersedia untuk baterai BEV, dengan waktu pengisian dari 30 persen hingga 80 persen hanya sekitar 30 menit serupa varian PHEV.

Keunggulan dan Dampak Industri

Wuling Darion menawarkan kombinasi desain elegan dan performa efisien. Mobil ini dilengkapi fitur lengkap dan kenyamanan premium yang menggambarkan kualitas kendaraan modern. Dengan kapasitas tujuh penumpang, Darion cocok untuk keluarga maupun perjalanan jarak jauh.

Kehadiran model ini menjadi bukti nyata bahwa Wuling Motors memprioritaskan pengembangan kendaraan elektrifikasi di Tanah Air. Selain menambah pilihan kendaraan ramah lingkungan bagi konsumen Indonesia, produksi Darion secara lokal juga memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi penting di kawasan Asia.

Strategi ini mendukung Indonesia dalam memajukan industri otomotif nasional, khususnya dalam era kendaraan listrik. Peningkatan TKDN yang signifikan juga membuka peluang kerja dan mendorong pengembangan teknologi otomotif domestik.

Wuling berhasil menciptakan sebuah produk yang tidak hanya memenuhi standar global namun juga disesuaikan secara khusus dengan karakteristik pasar Indonesia. Hal ini memperlihatkan bahwa inovasi dan produksi kendaraan ramah lingkungan dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan industri lokal.

Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com

Berita Terkait

Back to top button