Pameran GJAW 2025 Resmi Dibuka, Industri Otomotif Indonesia Tampilkan Tren Positif dan Inovasi

Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 resmi dibuka pada Jumat, 21 November 2025, dan berlangsung hingga 30 November di ICE BSD City, Tangerang, Banten. Pameran otomotif ini menjadi ajang penutup besar untuk industri kendaraan di Indonesia pada akhir tahun.

Area pameran kali ini membentang hingga 90.000 meter persegi, hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya, menandakan ekspansi signifikan GJAW. Sekitar 80 merek otomotif ikut serta, mencakup mobil penumpang, sepeda motor, serta karoseri dan industri pendukung lainnya.

Pameran dibuka oleh Setia Diarta, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian. Ia menyatakan bahwa sektor otomotif merupakan penopang utama pertumbuhan industri dalam negeri.

Menurut Setia, industri otomotif terus menunjukkan pertumbuhan positif dengan laju pengolahan nonmigas naik 5,5 persen secara tahunan. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,04 persen.

Salah satu faktor pendukung kinerja ini adalah investasi besar dalam kendaraan listrik senilai Rp 5,7 triliun. Investasi tersebut mencakup kendaraan bus listrik, mobil listrik, serta kendaraan roda dua dan tiga listrik.

“Investasi ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk mengembangkan industri hijau dan berkelanjutan,” kata Setia di lokasi pembukaan pameran. Hal ini juga mendukung tren global menuju elektrifikasi kendaraan.

Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, menyampaikan bahwa GJAW 2025 bukan sekadar pameran tahunan. Ajang ini menjadi momentum strategis untuk mendorong penjualan kendaraan domestik dan memperkuat pasar otomotif nasional.

Dari segi produk, GJAW 2025 menampilkan tren yang semakin mengarah ke elektrifikasi dan inovasi kendaraan modern. Peluncuran mobil baru dengan teknologi hybrid dan listrik mendominasi pameran tahun ini.

Beberapa merek ternama yang ikut serta antara lain Toyota, Honda, BMW, Wuling, Mazda, Mitsubishi, dan BYD. Pendatang baru seperti VinFast, Jaecoo, dan Changan juga mewarnai pameran dengan produk inovatif.

Di segmen roda dua, merek-merek seperti Indomobil E-Motor, Royal Enfield, dan Scomadi turut berpartisipasi. Selain itu, karoseri lokal seperti Adiputro dan Tentrem juga memperlihatkan produksi terbarunya.

GJAW 2025 juga diramaikan oleh puluhan merek suku cadang, aksesori, audio, dan gaya hidup untuk otomotif. Kehadiran berbagai pelaku industri ini memperkuat ekosistem otomotif nasional secara menyeluruh.

Jadwal operasional pameran berbeda pada weekdays dan weekend. Mulai Senin hingga Jumat, GJAW buka pukul 11.00-21.00 WIB. Sedangkan Sabtu dan Minggu, pameran berlangsung lebih awal dari pukul 10.00 hingga 21.00 WIB.

Harga tiket dapat diperoleh secara online dengan tarif Rp35 ribu untuk hari kerja dan Rp70 ribu pada akhir pekan. Pembelian langsung di lokasi dikenakan biaya Rp50 ribu untuk weekdays dan Rp80 ribu di waktu weekend.

GJAW 2025 menjadi bukti nyata bahwa industri otomotif di Indonesia terus mengalami perkembangan positif. Baik dari sisi inovasi produk maupun peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Keseriusan investasi pada kendaraan listrik juga menunjukkan arah masa depan yang lebih ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dan pelaku industri mengembangkan ekosistem kendaraan hijau di Tanah Air.

Dengan dukungan berbagai merek dalam dan luar negeri, pameran ini memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara. Gelaran GJAW 2025 menjadi cermin optimisme industri otomotif Indonesia.

Exit mobile version