8 Penyebab Engkol Motor Patah: Penyebab dan Cara Mencegah Kerusakan pada Mesin Motor

Engkol motor adalah komponen penting untuk menyalakan mesin secara manual. Biasanya ditemukan pada motor bebek dan motor matic keluaran lama sebagai alternatif selain starter elektrik.

Kerusakan engkol, terutama patah, sering terjadi dan menyebabkan kesulitan saat menghidupkan motor. Memahami penyebab engkol motor patah dapat membantu mencegah kerusakan lebih lanjut.

1. Kualitas bahan engkol yang buruk
Engkol yang terbuat dari material tipis atau logam campuran berkualitas rendah lebih rentan patah. Tekanan tinggi saat mengengkol dapat menyebabkan material lemah ini retak.

2. Mengengkol dengan tenaga berlebihan
Menarik engkol dengan paksa saat mesin sulit hidup memberi beban besar pada as engkol. Kondisi ini berpotensi membuat gagang atau as engkol retak hingga patah.

3. Mesin motor terlalu berat saat diengkol
Kompresi mesin yang terlalu tinggi atau piston yang macet membuat beban engkol menjadi sangat berat. Beban berlebih ini memperbesar risiko patah pada engkol.

4. Ada benda yang mengganjal starter manual
Kotoran, serpihan logam, atau kampas rem yang rusak bisa menghalangi jalur engkol. Saat dipaksa mengengkol, komponen yang tersangkut ini dapat membuat engkol patah.

5. Poros engkol aus atau tidak lurus
Poros engkol yang bengkok atau mengalami keausan membuat gerakannya tidak stabil. Tekanan yang tidak merata dari poros ini lama-kelamaan menyebabkan patah pada engkol.

6. Engkol sudah karatan
Korosi pada engkol mengurangi kekuatan struktur logam. Penggunaan engkol yang berkarat terus-menerus bisa berujung pada patah saat menahan beban.

7. Engkol tidak kembali ke posisi semula
Pegas engkol yang melemah menyebabkan engkol tidak kembali ke posisi awal dengan sempurna. Posisi yang tidak normal ini meningkatkan risiko kerusakan sambungan engkol.

8. Cara penggunaan yang salah
Mengengkol dengan posisi kaki atau tangan yang tidak tepat bisa menimbulkan tekanan tidak seimbang. Memutar engkol tanpa menguncinya juga berpotensi membuat sambungan patah.

Untuk menjaga engkol tetap awet, pastikan ruang engkol selalu bersih dari kotoran dan serpihan. Hindari memaksa mengengkol jika mesin terasa berat. Gunakan oli berkualitas untuk membuat mesin lebih ringan saat distarter. Segera ganti engkol jika terlihat retak, karatan, atau aus agar motor tetap aman digunakan.

Baca selengkapnya di: mediaindonesia.com

Berita Terkait

Back to top button