Dow Chemical PHK Ribuan Karyawan, Peran AI dalam Transformasi Industri Kimia Terungkap

Dow Chemical, perusahaan kimia besar yang telah berdiri selama 129 tahun, mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 4.500 karyawan. Angka ini setara dengan 12,5 persen dari total tenaga kerja mereka yang berjumlah sekitar 36.000 orang.

PHK massal ini merupakan bagian dari program transformasi perusahaan bertajuk Transform to Outperform. Program ini bertujuan menyederhanakan proses kerja dan memodernisasi strategi pemasaran guna meningkatkan efisiensi dan daya saing.

Teknologi kecerdasan buatan (AI) menjadi sorotan utama sebagai faktor pendorong di balik PHK tersebut. Dow bekerja sama dengan C3 AI, perusahaan teknologi yang mengembangkan solusi AI untuk mendukung operasional perusahaan.

Pemanfaatan AI memungkinkan Dow menciptakan kembaran digital dari aset, proses, produk, bahkan tenaga kerja. Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat memetakan operasional secara menyeluruh dan menemukan peluang efisiensi yang sebelumnya sulit terlihat.

Kepala Operasional Dow, Karen S. Carter, menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan mendorong pertumbuhan dan produktivitas. Mereka berharap mampu memperkuat posisi perusahaan serta meningkatkan nilai bagi pelanggan dan pemegang saham.

Menurut Debra Bauler, Kepala Informasi dan Digital Dow, penggunaan AI sudah mengubah sistem operasional dari reaktif menjadi prediktif. Sistem prediktif memungkinkan Dow memproyeksikan masalah sebelum terjadi dan mengoptimalkan aset secara optimal.

Kolaborasi antara Dow dan C3 AI juga melibatkan pengembangan solusi pemeliharaan prediktif di industri petrokimia melalui anak perusahaan Dow, Univation Technologies. Inovasi ini diharapkan mempercepat adopsi AI dalam sektor petrokimia.

Meski teknologi ini mendorong efisiensi, Dow tidak mengungkap secara rinci teknologi atau sistem spesifik yang menggantikan peran karyawan yang terdampak PHK. Perusahaan hanya menyebutkan penggunaan otomatisasi dan AI untuk menyederhanakan model bisnis dan meningkatkan layanan kepada pelanggan.

Dari segi biaya, Dow memperkirakan pengeluaran terkait PHK mencapai sekitar 1,5 miliar dolar AS. Sebagian besar dana, sekitar 600 hingga 800 juta dolar AS, akan dialokasikan untuk pesangon yang rata-rata berkisar 133 ribu hingga 177 ribu dolar AS per karyawan.

Secara historis, jumlah karyawan Dow relatif stabil dengan fluktuasi kecil dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2019 jumlah pekerja mencapai 36.000, naik menjadi 37.800 pada 2023, dan kembali turun ke angka awal pada 2024 seiring pelaksanaan program transformasi perusahaan.

Transformasi berbasis AI ini mencerminkan tren industri kimia dalam mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas, meskipun berdampak signifikan pada tenaga kerja. Dow memproyeksikan peningkatan EBITDA sebesar 2 miliar dolar AS pada tahun 2028 sebagai hasil dari inisiatif ini.

Baca selengkapnya di: teknologi.bisnis.com
Exit mobile version