Waktu di Mars berbeda jauh dengan waktu di Bumi karena planet ini memiliki durasi hari yang unik. Untuk mengetahui waktu secara akurat di Mars, sebuah alat mekanis bernama Interplanetary Clock telah dikembangkan oleh tim di Chronova Engineering di Inggris. Jam ini menggunakan sistem gigi yang kompleks untuk menunjukkan waktu di beberapa planet sekaligus, termasuk Mars.
Interplanetary Clock bukan jam biasa. Alat ini menggunakan 131 bagian, dengan tujuh rangkaian roda gigi, untuk menghubungkan waktu di Bumi, Mars, Jupiter, dan Saturnus. Setiap dial mewakili satu planet dan menampilkan pandangan dari kutub utara planet tersebut. Jarum menunjukkan posisi matahari saat terbit, tengah hari, dan terbenam pada garis bujur planet.
Perputaran hari di Mars sedikit lebih panjang daripada di Bumi, yaitu sekitar 24 jam 39 menit. Oleh sebab itu, penggunaan jam standar 24 jam tidak cukup akurat untuk menghitung waktu di Mars. Chronova Engineering mengakali perhitungan ini dengan menyesuaikan jumlah gigi pada roda planet agar rotasinya sesuai dengan durasi hari masing-masing planet.
Matematika di balik desain roda gigi ini sangat menarik. Sebagai contoh, Jupiter berputar 2,5 kali selama satu putaran Mars. Oleh karena itu, roda gigi Mars memiliki 2,5 kali jumlah gigi dibanding roda Jupiter. Untuk planet gas raksasa seperti Jupiter dan Saturnus, referensi rotasi memakai kerangka acuan “System 3,” yaitu berdasarkan pergerakan magnetosfer mereka untuk mencerminkan rotasi inti planet.
Jam ini berfungsi tidak hanya sebagai penunjuk waktu, tapi juga sebagai alat ukur interplanetary yang dapat membantu mengatur komunikasi antariksa. Contohnya, jika ingin menghubungi rover Perseverance di Mars saat waktu matahari terbenam di lokasi rover, pengguna cukup menyesuaikan posisi jarum penunjuk di jam tersebut. Setelah itu, jarum di dial Bumi akan menunjukkan kapan waktu yang tepat untuk menghubungi Mars.
Desain Interplanetary Clock juga menampilkan tiga penunjuk untuk matahari terbit, siang, dan terbenam di setiap planet. Setiap planet juga dihiasi batu berwarna yang dipoles khusus sebagai elemen estetika tambahan. Keindahan mekanis jam ini membuatnya tidak hanya praktis tapi juga menarik secara visual.
Tantangan terbesar dalam pembuatan jam ini adalah menggabungkan putaran yang sangat berbeda dari planet-planet tersebut agar sinkron dalam satu mekanisme. Meski sederhana secara konsep, perangkat ini membutuhkan perhitungan yang akurat dan penyesuaian yang detail untuk mensimulasikan waktu planet lain di dalam satu alat mekanik.
Teknologi ini penting dan relevan jika manusia benar-benar ingin menetap di Mars. Penggunaan waktu Mars harus dapat diandalkan untuk kegiatan sehari-hari, sistem komunikasi, serta koordinasi ilmiah maupun logistik. Dengan jam analog interplanetary seperti ini, kebutuhan menyesuaikan waktu antarplanet dapat terlayani secara praktis tanpa bergantung sepenuhnya pada teknologi digital.
Alat ini juga membuka wawasan baru tentang bagaimana manusia bisa beradaptasi dengan lingkungan luar angkasa yang berbeda. Adaptasi waktu menjadi salah satu aspek kunci dalam membangun kehidupan di planet lain yang memiliki siklus hari lebih panjang atau lebih singkat dibanding Bumi.
Secara keseluruhan, Interplanetary Clock Chronova Engineering membuktikan bahwa teknologi mekanik yang dirancang dengan cermat dapat menjadi solusi efektif untuk masalah komunikasi interplanet. Sistem ini juga memberikan gambaran menarik tentang bagaimana rotasi dan waktu planet lain dapat divisualisasikan dalam bentuk yang mudah dipahami.
Pengembangan perangkat seperti ini memberikan dorongan pada riset penjelajahan luar angkasa, terutama dalam konteks pemukiman manusia di Mars. Kegiatan ini bukan sekadar soal teknologi pendorong roket, tetapi juga aspek keseharian seperti pengelolaan waktu yang mumpuni.
Dengan alat ini, bukan tidak mungkin nantinya berbagai aktivitas antariksa akan terjadwal tanpa kesalahan waktu, termasuk percakapan antara Bumi dan koloni di Mars. Jam analog seperti ini akan menjadi bagian penting dalam infrastruktur masa depan penjelajahan planet dan kehidupan antarplanet.
