Biomemory Kuasai Teknologi DNA Storage, Tantang Raksasa Data dengan Inovasi Blok Enzimatik dan Roadmap 2030

DNA sebagai media penyimpanan data semakin menarik perhatian karena kapasitas penyimpanan yang sangat tinggi dan daya tahan yang lama. Perusahaan rintisan asal Prancis, Biomemory, mengambil langkah besar dengan mengakuisisi Catalog Technologies yang juga mengembangkan teknologi penyimpanan data berbasis DNA. Akuisisi ini memberikan Biomemory akses ke teknologi cetak, pembacaan, dan komputasi DNA, serta portofolio paten yang luas.

Biomemory dan Catalog sama-sama menggunakan metode pemetaan data digital ke blok DNA biosafe tanpa harus mensintesis basa DNA satu per satu. Pendekatan ini mempercepat proses pembacaan dan mengurangi tingkat kesalahan. Selain itu, metode ini memungkinkan pencarian dan fungsi komputasi langsung di dalam struktur data DNA. Kombinasi teknologi dari kedua perusahaan ini membawa Biomemory lebih dekat untuk mewujudkan penyimpanan data DNA yang praktis dan dapat dioperasikan di data center.

Integrasi Teknologi Cetak dan Penyimpanan DNA

Biomemory menggabungkan teknologi cetak 3D multi-lapis dengan sistem cetak throughput tinggi yang dikembangkan Catalog. Olivier Lauvray, Wakil Presiden Industrialiasi di Biomemory, menyatakan bahwa perusahaan telah mengembangkan proses industri yang lengkap mulai dari ingest data digital, penulisan DNA, hingga penyimpanan dengan waktu retensi data antara 50 hingga 150 tahun. Sistem ini juga memungkinkan akses dan pembacaan data secara berkelanjutan selama masa retensi.

Tujuan utama Biomemory adalah menciptakan perangkat penyimpanan DNA yang kompatibel dengan peralatan standar rak data center. Ini memungkinkan teknologi DNA data storage diterapkan secara praktis di lingkungan enterprise dan cloud hybrid, dimana kapasitas penyimpanan dapat diperluas sesuai kebutuhan tanpa harus menambah biaya besar.

Rencana Pengembangan Produk dan Perbandingan dengan Pesaing

Biomemory berencana meluncurkan solusi DNA Data Storage komersial yang lengkap sebelum akhir tahun 2026. Fokusnya saat ini adalah pada peningkatan performa penulisan dan pembacaan, sekaligus memastikan keandalan dan integritas data dalam jangka panjang. Perusahaan juga mengadopsi proses kualifikasi end-to-end guna membangun kepercayaan pelanggan.

Berbeda dengan Microsoft yang sempat menghentikan riset penyimpanan DNA karena belum memenuhi ekspektasi skalabilitas, Biomemory optimis teknologi ini sudah mencapai tahap industrialisasi. Menurut Olivier Lauvray, penyimpanan DNA dalam sistem Biomemory diperkirakan dapat tersedia secara skala besar untuk data center komersial pada tahun 2030 hingga 2031.

Sementara itu, perusahaan seperti Twist Memory masih menggunakan metode sintesis basa DNA satu per satu yang berbasis chip semikonduktor sebagai komponen habis pakai. Biomemory berpendapat bahwa metode tersebut kurang optimal untuk skala besar dan lebih mahal dibandingkan pendekatan blok DNA yang mereka gunakan. Teknologi Biomemory menekankan keamanan hayati dan biaya operasional yang akan menurun secara signifikan seiring volume produksi.

Kapasitas, Kinerja, dan Estimasi Biaya

Beberapa tantangan teknologi masih harus dihadapi, terutama dalam industrialisasi pembacaan DNA secara cepat dan berkelanjutan. Biomemory menargetkan perangkat penyimpanan layar rak 19 inci dengan kapasitas skalabel yang dapat beroperasi di data center pihak ketiga. Sistem ini memanfaatkan DNA Cards, kontainer multi-well penyimpan data DNA yang kapasitasnya dapat diperbesar tanpa perlu investasi besar atau memakan ruang tambahan.

Strategi Biomemory adalah memulai dari segmen pasar data center privat dengan kapasitas penyimpanan di tingkat petabyte, kemudian berkembang ke skala exabyte sesuai permintaan pasar. Kecepatan penulisan dan pembacaan terus meningkat, namun belum memungkinkan perangkat exabyte dalam satu rak tersedia secara komersial.

Untuk biaya penyimpanan, perusahaan memperkirakan harga akan sangat kompetitif dengan estimasi beberapa dolar per terabyte saat teknologi mereka telah diproduksi massal dan dioperasikan di data center pihak ketiga. Biaya ini akan didorong oleh skala produksi komponen habis pakai seperti blok DNA dan enzim yang digunakan dalam sistem penyimpanan.

Prospek dan Motivasi Akuisisi Catalog Technologies

Biomemory menilai integrasi kemampuan komputasi dalam DNA data storage sebagai lompatan besar berikutnya. Fungsi pencarian dan pengolahan data secara langsung di dalam DNA bisa memberikan kecepatan dan efisiensi jauh melampaui media penyimpanan tradisional. Akuisisi teknologi dan paten dari Catalog Technologies memperkuat posisi Biomemory dalam mengembangkan inovasi ini.

Meskipun jalan menuju adopsi teknologi penyimpanan berbasis DNA secara luas masih cukup panjang, Biomemory menunjukkan kemajuan yang signifikan untuk menjadikan DNA media penyimpanan yang handal, aman, dan ekonomis. Dengan akuisisi ini, Biomemory mempercepat roadmap mereka menuju solusi penyimpanan data DNA yang siap dioperasikan di pusat data modern dan memenuhi kebutuhan skala besar di masa depan.

Berita Terkait

Back to top button