Gerhana Bulan Total Mulai Malam Ini, TIM Siapkan 6 Teleskop untuk Pengamatan Seru

Author: Qoo Media

Pengamatan gerhana bulan total yang dimulai pada pukul 18.03 WIB di halaman Gedung Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM) menarik perhatian banyak warga. Untuk mendukung acara ini, panitia menyiapkan enam teleskop dengan kemampuan pembesaran hingga 40 kali, lengkap dengan panjang fokus sekitar satu meter.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha UP PKJ TIM, Eko Wahyu Wibowo, menjelaskan bahwa enam teleskop jenis sky-watcher tersebut akan digunakan secara maksimal agar pengunjung dapat melihat gerhana dengan jelas. Ia mengajak warga untuk tidak hanya menyaksikan fenomena ini, tetapi juga ikut berbuka puasa bersama di kawasan TIM.

Persiapan Teleskop dan Fasilitas Pendukung

Teleskop-teleskop tersebut memiliki desain khusus dengan panjang fokus satu meter, yang memungkinkan pengamatan detail terhadap proses gerhana bulan total. Selain itu, para pengunjung akan didampingi oleh para astronom dari komunitas HAAJ, yang memberikan paparan dan panduan secara langsung. Panitia juga membuka akses ke planetarium yang berada di komplek TIM sebagai bagian edukasi astronomi.

Kegiatan Pendukung Selama Observasi

Acara observasi dijadwalkan berlangsung sekitar lima jam dimulai dari pukul 18.06 WIB. Selain aktivitas pengamatan, masyarakat yang hadir diajak untuk melaksanakan salat gerhana bagi umat Muslim dan berbuka puasa bersama sebagai momen kebersamaan di bulan Ramadan. Hal ini memberikan nilai tambah agar kegiatan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga mempererat tali sosial.

Antisipasi Cuaca dan Siaran Alternatif

Mengingat pengamatan astronomi sangat bergantung pada kondisi cuaca, panitia menyiapkan layar besar yang tersambung dengan siaran langsung dari lokasi lain. Langkah ini memastikan masyarakat tetap bisa mengikuti proses gerhana bulan total meskipun langit di Jakarta sedang tertutup awan.

Berbagai persiapan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman observasi gerhana bulan total yang optimal sekaligus edukatif. Acara selain menjadi ajang belajar astronomi, juga menjadi kesempatan untuk berkumpul dan merayakan momen langka bersama komunitas dan keluarga.

Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com
Terbaru