Bayangan Bumi adalah fenomena astronomi yang nyata dan bisa diamati tanpa alat khusus jika langit mendukung. Banyak orang mengira bayangan hanya muncul di permukaan tanah, padahal planet kita juga membentuk bayangannya sendiri saat menghalangi cahaya Matahari.
Fenomena ini menjadi menarik karena dapat terlihat hampir setiap hari, terutama menjelang Matahari terbit atau setelah Matahari terbenam. Pada momen tertentu, bayangan Bumi tampak seperti pita gelap melengkung di langit, berlawanan arah dengan posisi Matahari.
Apa yang dimaksud bayangan Bumi
Bayangan Bumi terbentuk karena cahaya Matahari terhalang oleh planet ini. Sama seperti benda lain yang terkena cahaya, Bumi memiliki area gelap yang memanjang ke ruang angkasa ketika sinar Matahari datang dari arah tertentu.
Dalam astronomi, bayangan ini tidak tunggal. Ada tiga bagian utama, yaitu umbra yang paling gelap, penumbra yang lebih samar, dan antumbra yang muncul pada jarak sangat jauh. Struktur berlapis ini membuat bayangan Bumi memiliki gradasi, bukan garis gelap yang tegas.
Kapan bayangan Bumi paling mudah dilihat
Waktu terbaik untuk melihatnya adalah saat Matahari rendah di dekat horizon. Menurut penjelasan Raymond L. Lee dari U.S. Naval Academy, ketika Matahari mendekati garis cakrawala, Bumi mulai menghalangi cahaya yang menerangi atmosfer bagian bawah dan membentuk bayangan yang tampak melengkung.
Fenomena ini biasanya muncul singkat, sekitar 15 menit, ketika Matahari berada sedikit di atas hingga sekitar 4 derajat di bawah horizon. Setelah itu, langit akan berubah terlalu terang saat fajar atau terlalu gelap saat malam, sehingga bayangannya sulit dibedakan.
Cara melihat bayangan Bumi di langit
Pengamat tidak perlu alat khusus, tetapi arah pandang harus tepat. Bayangan Bumi terlihat di sisi langit yang berlawanan dari Matahari, biasanya sebagai sabuk gelap di atas horizon.
- Pilih lokasi dengan pandangan langit terbuka.
- Amati saat senja atau sebelum Matahari terbit.
- Lihat ke arah berlawanan dari posisi Matahari.
- Cari pita gelap yang melengkung di atas cakrawala.
- Amati dalam beberapa menit karena fenomena ini cepat hilang.
Pada kondisi langit cerah, bagian atas pita gelap ini sering bersinggungan dengan cahaya kemerahan atau kebiruan di atmosfer. Sejumlah pengamat menyebut warnanya biru tua dan cokelat, meski visualnya masih diperdebatkan karena kontrasnya sangat rendah.
Mengapa Bulan bisa tampak merah saat gerhana
Bayangan Bumi paling jelas saat gerhana bulan total. Saat itu, Bulan bergerak melewati penumbra lalu masuk ke umbra, bagian paling gelap dari bayangan Bumi.
Yang menarik, Bulan tidak tampak hitam saat sepenuhnya berada di dalam umbra. Cahaya yang mencapai permukaannya justru berwarna merah tembaga karena atmosfer Bumi membelokkan dan menyaring cahaya Matahari, sementara warna lain tersebar lebih dulu.
Fenomena ini juga sejalan dengan irisan sains atmosfer dan optik yang sering dipakai astronom untuk mengukur ukuran bayangan umbra Bumi melalui perubahan kecerahan langit selama gerhana. Data semacam ini membantu ilmuwan memahami bagaimana cahaya berinteraksi dengan atmosfer planet.
Bayangan Bumi juga bisa terlihat di luar angkasa
Fenomena ini tidak hanya terjadi di langit senja. Bayangan Bumi juga dapat diamati pada objek di luar angkasa, termasuk International Space Station dan satelit geostasioner.
Saat ISS melintas di langit dalam kondisi tertentu, objek itu bisa tiba-tiba meredup ketika memasuki bayangan Bumi. Sementara itu, Space Norway dan Australian Space Weather Forecasting Centre mencatat bahwa satelit geostasioner dapat masuk ke bayangan planet selama beberapa menit setiap malam dalam periode sekitar 21 hari di sekitar waktu ekuinoks.
Bahkan asteroid pernah dilaporkan meredup saat melintas di wilayah bayangan Bumi. Astronom Gianluca Massi mencatat asteroid 2016 VA sempat hilang selama hampir 11 menit ketika berada sekitar 120.000 kilometer dari Bumi, yang menunjukkan bahwa bayangan planet ini menjangkau ruang yang lebih luas dari yang sering dibayangkan.
Bagi pengamat langit, bayangan Bumi adalah salah satu fenomena paling mudah dilewatkan karena tampil singkat dan halus. Namun, dengan waktu pengamatan yang tepat, langit senja bisa memperlihatkan bagaimana Bumi meninggalkan jejak gelapnya di atmosfer, Bulan, satelit, hingga objek yang melintas di sekitarnya.
Source: www.idntimes.com