Australian Owlet-Nightjar Bukan Burung Hantu, Suaranya Malah Terasa Aneh di Malam

Australian Owlet-Nightjar atau Aegotheles cristatus adalah salah satu burung malam paling unik di Australia. Banyak orang mengira hewan ini burung hantu, padahal klasifikasinya berbeda dan justru lebih dekat dengan kelompok nightjar, menurut BirdLife Australia.

Spesies ini menarik perhatian karena bentuk tubuhnya kecil, perilakunya misterius, dan suaranya yang khas. Di alam liar, Australian Owlet-Nightjar hidup tersebar luas di Australia dan sering luput dari pengamatan karena kebiasaannya bersembunyi pada siang hari.

Bukan burung hantu sejati

Australian Owlet-Nightjar sering disalahpahami sebagai burung hantu karena wajahnya yang mirip dan kebiasaannya aktif pada malam hari. Namun, BirdLife Australia menjelaskan bahwa burung ini masuk keluarga Aegothelidae, kelompok yang berbeda dari burung hantu sejati.

Perbedaan itu terlihat dari struktur tubuh, pola terbang, dan cara berburu. Burung ini juga lebih dekat dengan nightjar dalam hal adaptasi mencari makan, terutama saat menangkap serangga di udara.

Aktif saat malam untuk mencari makan

Australian Owlet-Nightjar bersifat nokturnal dan mulai aktif saat gelap tiba. Birds in Backyards menyebut burung ini keluar pada malam hari untuk berburu serangga, yang menjadi makanan utamanya.

Pola hidup malam memberi keuntungan besar karena burung bisa menghindari banyak predator dan memanfaatkan suasana yang lebih tenang. Saat siang, burung ini biasanya beristirahat di tempat tersembunyi seperti lubang pohon agar tetap aman dan sulit terlihat.

Suara khas yang mudah dikenali

Salah satu fakta paling mencolok dari Australian Owlet-Nightjar adalah suaranya. Wild Ambience mencatat bahwa burung ini mengeluarkan suara melengking dan berulang yang sering terdengar dari malam ke malam.

Suara itu dipakai untuk berkomunikasi dengan sesama dan menandai wilayah. Bagi pengamat burung, bunyi ini menjadi petunjuk penting untuk mendeteksi keberadaan spesies yang jarang terlihat langsung.

Kebiasaan bersarang yang fleksibel

Australian Owlet-Nightjar umumnya bersarang di lubang pohon atau rongga alami lain. Earth Life menulis bahwa lokasi seperti ini memberi perlindungan dari cuaca buruk dan dari ancaman predator.

Menariknya, burung ini juga bisa memanfaatkan celah batu atau ruang di bangunan buatan manusia untuk berlindung. Fleksibilitas ini membantu spesies tersebut bertahan di berbagai tipe habitat, dari hutan hingga area yang lebih terbuka.

Ukuran kecil, kamuflase kuat

Ukuran tubuh Australian Owlet-Nightjar tergolong kecil, sekitar 20 hingga 25 cm. Warna bulunya yang abu-abu kecokelatan membuatnya menyatu dengan batang pohon dan lingkungan sekitarnya.

Kamuflase ini sangat efektif karena burung sering bertengger diam dalam waktu lama. Kondisi itu membuatnya nyaris tak terlihat, bahkan ketika sebenarnya populasinya cukup umum di habitat yang sesuai.

Fakta menarik Australian Owlet-Nightjar

  1. Termasuk keluarga Aegothelidae, bukan burung hantu sejati.
  2. Aktif berburu serangga pada malam hari.
  3. Menghasilkan suara melengking dan berulang.
  4. Sering bersembunyi di lubang pohon saat siang.
  5. Memiliki tubuh kecil dengan kamuflase yang sangat baik.

Keunikan Australian Owlet-Nightjar menunjukkan bagaimana burung malam bisa memiliki strategi hidup yang berbeda-beda. Dari suara, kebiasaan berburu, hingga kemampuan bersembunyi, spesies ini menjadi contoh penting tentang adaptasi satwa liar di habitat Australia yang beragam.

Source: www.idntimes.com
Terkait